Rakerprov DPP Apindo Jatim, beri optimisme Jatim bangkit dan berkembang

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:18 WIB ET

SURABAYA – Kalangan pengusaha di Jawa Timur optimistis perekonomian di Jatim segera bangkit dan berkembang. Hal ini di antaranya didukung dengan sejumlah kinerja ekonomi yang membanggakan. 

Ketua Dewan Perwakilan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur, Eddy Widjanarko mengatakan ada banyak hal baik yang terjadi di Jatim selama beberapa waktu terakhir ini. salah satunya adalah investasi yang meningkat tajam. Pada triwulan II/2022 investasi yang masuk ke Jatim naik 69,2 persen (YoY). ”Lebih tinggi dari nasional di mana pertumbuhan investasinya di triwulan II/2022 sebesar 35,5 persen (YoY),” ujar Eddy pada Business and Member Gathering sekaligus Rakerprov DPP Apindo Jatim, Sabtu (6/8/2022) di Novotel Samator, Surabaya. 

Business and Member Gathering ini sendiri berlangsung selama dua hari yaitu Jumat-Sabtu (5-6/8/2022) dan dihadiri anggota Apindo serta 38 DPK (Dewan Pengurus Kota/Kabupaten) se Jawa Timur. 

”Kenaikan realisasi investasi dan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,49 persen pada semester I/2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu ini memberikan optimism bagi pengusaha bahwa Jatim pasti bangkit. Atas dasar itu, temu anggota Apindo ini kita lakukan untuk menyusun program kerja yang baik untuk kepentingan industri, perdagangan dan investasi di Jatim,” tuturnya. 

Kepada anggota yang hadir ia juga memberikan motivasi untuk menciptakan produk-produk terbaik sehingga nantinya bisa diikutsertakan dalam misi perdagangan yang diselenggarakan Pemprov Jatim di berbagai provinsi di tanah air. 

Terakhir Eddy berpesan kepada seluruh DPK yang hadir untuk melakukan penguatan dan regenerasi anggota. Kemudian melakukan perbaikan produk-produk yang ada di daerah agar bisa mengikuti pameran di berbagai daerah dan memperluas pemasarannya. Dan yang terakhir adalah menjaga harmonisasi dan mencari rumusan terbaik serta menjauhi unjuk rasa utamanya terkait penentuan pengupahan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam penutupan Business and Member Gathering DPP Apindo Jatim mengapresiasi kehadiran berbagai unsur mulai dari Apindo, Kadin, asosiasi usaha, perwakilan dari buruh yaitu FSPSI, TNI dan Polri. Suasana kondusif seperti ini menurut Khofifaf mampu membawa Jatim dalam kondisi yang mendukung untuk terus tumbuh. ”Sinergitas yang terbangun itulah yang menjadikan investor mempercayakan investasinya di suatu daerah,” ujarnya. 

Seperti disebutkan, pada kuartal II tahun ini pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,44 persen (YoY). Melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,44 persen (YoY). 

Dari sisi pendapatan daerah, Jatim juga merupakan yang tertinggi. Data Laporan Realisasi Anggaran per 30/7/2022 pada Dirjen Keuangan Daerah kementerian Dalam Negeri menunjukkan pendapatan Pemprov JAtim sebesar Rp 16,43 Triliun atau yang terbesar secara nasional. Sedangkan untuk realisasi belanja merupakan tertinggi ketiga setelah Jawa Barat dan Bengkulu.  

Dari sisi neraca perdagangan. Walaupun perdagangan luar negeri di tahun lalu mengalami defisit 56,21 Triliun, namun perdagangan daerah surplus RP 151,37 Triliun sehingga total perdagangan di 2021 surplus RP95,16 Triliun. ”Saya ingin menyampaikan, 16 provinsi di Indonesia timur hampir 80 persen logistiknya disuplay dari Jatim. Selain itu dari 32 rute tol laut, 27 dari Surabaya,” tambahnya. 

Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga menyerahkan 5ribu bendera merah putih secara simbolis kepada Ketua DPP Apindo Jatim untuk selanjutnya dibagikan ke seluruh Jawa Timur. Ini merupakan bagian dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di mana Pemprov Jatim membagikan 77 ribu Bendera Merah Putih gratis kepada masyarakat di Jatim.

Bagikan artikel ini: