Rambah bisnis pengelolaan parkir, Grup Djarum gandeng CentrePark

Jum'at, 5 Agustus 2022 | 14:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Grup Djarum menggaet PT Centrepark Citra Corpora sebagai operator parkir tunggal untuk mengelola lahan parkiran di pusat perbelanjaan Grand Indonesia milik Djarum di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, mulai Agustus 2022.

Dalam kerjasama ini CentrePark diplot sebagai pengelola parkir Mal Grand Indonesia pada November tahun lalu. Sebagai payung kerjasama, kedua pihak meneken penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, pada 3 Februari 2022.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama PT Centrepark Citra Corpora, Charles Richard Oentomo didampingi Direktur CentrePark Chris Haryadi, dengan dua Direktur Grand Indonesia Murali Daran dan Hary Kusnadi.

"CentrePark memiliki misi yang sama dengan Mall Grand Indonesia yaitu menyerukan pengalaman berbelanja eksklusif melalui sejumlah brand global yang menjadi tenant-nya, dengan dilengkapi fasilitas kondominium, perkantoran, dan hotel dengan klasifikasi yang sama mewahnya. Cocok untuk to see and to be seen people. Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Grand Indonesia," kata Charles Richard Oentomo dalam keterangan persnya, Kamis (4/8/2022).

CentrePark selama ini dikenal sebagai perusahaan operator perparkiran nasional yang mengelola berbagai area parkir gedung pencakar langit dan area komersial, perumahan serta township di 50 kota di Indonesia, antara lain di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Bandung, Medan, Batam, Semarang dan lainnya.

Lahan parkir yang mereka kelola di sekitarJakarta antara lain di gedung perkantoran Sopo Del, kawasan Mega Kuningan, Kuningan City Mall di Jakarta Selatan dan Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.

Area parkir Grand Indonesia yang dikelola CentrePark menampung lebih dari 10.000 unit lot parkir kendaraan dengan 70 unit akses keluar masuk parkir didukung puluhan personil yang bekerja selama 7 hari, 24 jam penuh.

Transaksi pembayaran parkir yang digunakan bersifat non tunai (cashless) menggunakan uang elektronik seperti Flazz, Brizzi, TapCash, E-Money dan lainnya serta mengusung konsep contactless dan 100 persen ticketless. Pemilik kendaraan akan mendapatkan bukti atau karcis parkir berupa e-struk.

Direktur Operasional CentrePark Adriatik Harisnanda mengatakan, kualitas sebuah mal salah satunya dapat diukur dari pelayanan dan fasilitas lahan parkir kendaraan yang diberikan seperti pengaturan layout parkir yang baik dan layanan cepat tanggap dan ramah kepada seluruh konsumen.

"Mal semestinya memiliki fungsi lain dari sekadar buying yaitu memberikan pengalaman menarik sejak customer masuk ke gedung mal," ujarnya.

"Kami harus create teknologi parkir senyaman dan seefisien mungkin dengan tetap memikirkan aspek keamanannya. Salah satu konsentrasi kami adalah mendigitalisasi bisnis parkir mulai dari alat, sistem sampai cara bayar parkir. Kami memberikan edukasi kepada semua komponen agar bisa berdampingan dengan teknologi," ujar Adri.

Grand Indonesia memiliki total luas area NLA 141.472 meter persegi terdiri dari East Mall dan West Mall yang dihubungkan oleh Sky Bridge. Area West Mall dibuka untuk umum pada April 2007 dan diikuti oleh East Mall pada Agustus 2007. kbc10

Bagikan artikel ini: