XL Axiata siap suntik mati layanan 3G di tahun ini

Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: XL Axiata perlahan tapi pasti mulai menyuntik mati jaringan 3G. Penghentikan jaringan 3G dilakukan secara bertahap seperti yang dikatakan oleh Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata Marwan O Baasir baru-baru ini.

"Mau tidak mau kebutuhan untuk memigrasikan jaringan diharapkan bisa selesai di akhir tahun ini," ujar Marwan, dalam sesi diskusi panel di Malam Penganugrahan The 19th Annual Selular Awards 2022 'Winning in Digital Ecosystem', baru-baru ini.

Marwan menyebut, saat ini kebutuhan masyarakat mengakses internet semakin meningkat. Diharapkan dengan penyuntik matian jaringan 3G, frekuensi 3G bisa dialihkan sehingga kapasitas jaringan 4G dapat lebih dimaksimalkan lagi.

"XL Axiata memiliki lebar pita 5 MHz di frekuensi 2.100 MHz untuk menggelar 3G. Dan untuk migrasi jaringan dari 3G ke 4G juga membutuhkan infrastruktur yang mencukupi dan harus dipastikan ada, tidak asal migrasi," ujarnya.

Untuk diketahui, suntik mati jatingan 3G sendiri bukan hanya dilakukan oleh XL Axiata, tapi juga operator lain termasuk juga Telkomsel, Indosat. Hal itu merespons permintaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

Beberapa waktu lalu, Menkominfo Johnny G. Plate menyampaikan hendak menjadikan 4G sebagai "tulang punggung komunikasi nasional". Kominfo pun mengalokasikan lima frekuensi seluler yang bisa digunakan oleh pihak operator.

Adapun kelima frekuensi yang dialokasikan diantaranya 800MHz, 900MHz, 1800MHz, 2,1GHz dan 2,3GHz.

Ketua Tim Penataan Alokasi Spektrum Frekuensi Radio Dinas Tetap dan Bergerak Kominfo, Adis Alifiawan menjelaskan bahwa tiga diantara lima spektrum frekuensi tersebut telah disediakan untuk LTE.

"Yang dipakai 1800MHz, 2,1GHz dan 2,3GHz. Sedangkan 800MHz dan 900MHz masih fokus handle trafik 4G karena sedang proses transisi untuk shut down 3G tahun ini," tuturnya. kbc10

Bagikan artikel ini: