Bertemu Mendag Jepang, menteri Lutfi bahas pengembangan ekonomi kawasan

Selasa, 24 Mei 2022 | 12:32 WIB ET
Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda di Bangkok, Thailand, Sabtu (21/5/2022).
Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda di Bangkok, Thailand, Sabtu (21/5/2022).

SURABAYA, kabarbisnis.com: Indonesia mengapresiasi keinginan Jepang untuk membahas inisiatif 'Asia Japan Investing for Future Initiative'. Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Lutfi menyampaikan, Indonesia menyambut baik diskusi untuk mempersiapkan inisiatif ini demi pengembangan ekonomi kawasan. Hal tersebut disampaikan Mendag Lutfi dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda, Sabtu (21/5/2022).

Pertemuan bilateral tersebut diadakan di sela Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC (APEC MRT) di Bangkok, Thailand pada 21-22 Mei 2022.

"Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya untuk menjalankan Asia Japan Investing for Future Initiative. Hal ini untuk memastikan inisiatif tersebut akan bermanfaat bagi ekonomi kawasan," kata Mendag saat pertemuan bilateral melalui keterangan tertulis, Selasa (24/5/2022).

Mendag mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi perhatian Indonesia terkait inisiatif tersebut. Hal-hal tersebut yaitu terkait hasil yang diharapkan, mekanisme pendanaan, dan rencana waktu implementasinya.

Sementara itu terkait G20, Mendag mengapresiasi dukungan Jepang terhadap Presidensi G20 tahun ini. Dia berharap dukungan Jepang terhadap presidensi tahun ini akan membantu negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat.

Mendag juga menyampaikan, keinginan Amerika Serikat untuk bekerja sama dalam skema Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) harus disinergikan dengan skema ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

Sementara itu terkait Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Mendag mengatakan, Indonesia sedang memfinalisasi ratifikasi RCEP, yang diharapkan selesai di paruh pertama 2022. Terkait Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), Lutfi mengapresiasi upaya tim perunding Indonesia dan Jepang yang telah menggelar pertemuan intersesi pada Maret-April 2022 untuk membahas isu-isu yang belum disepakati.

Mendag juga mengajak Menteri Hagiuda untuk saling menaruh perhatian pada isu-isu yang menjadi kepentingan masing-masing negara. Dia pun mengapresiasi tema yang akan diangkat Jepang pada Expo 2025 di Osaka yaitu terkait dengan sustainable development goals.

Menanggapi hal ini, Menteri Hagiuda menyampaikan langkah-langkah Jepang dalam mempersiapkan perhelatan Expo 2025 Osaka.

Menteri Hagiuda menyampaikan juga pandangan Jepang terhadap IPEF dan respons Jepang terhadap peran RCEP dalam pengembangan ekonomi kawasan. Selain itu, kedua menteri juga mendiskusikan kerjasama investasi proyek energi, yaitu Investment Renewable Energy Hydroelectric Project.

Pada Januari-Maret 2022, total perdagangan Indonesia dan Jepang mencapai US$9,98 miliar. Nilai ini tumbuh 36,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$7,25 miliar. Pada 2021 ekspor Indonesia ke Jepang mencapai US$17,85 miliar, sementara impor Indonesia dari Jepang sebesar US$14,64 miliar. Indonesia mencatatkan surplus US$3,21 miliar.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang pada 2021 adalah udang beku, minyak kelapa sawit, timah, filet ikan beku, dan moluska. Sementara itu, impor utama Indonesia dari Jepang adalah suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor, kendaraan bermotor, mesin lainnya, alat berat shovel, dan logam campuran. kbc7

Bagikan artikel ini: