Ekspor Jatim pada April 2022 capai US$ 2,20 miliar

Rabu, 18 Mei 2022 | 06:46 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat ekspor Jatim pada April 2022 mencapai US$ 2,20 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 1,33 persen dari bulan Maret yang mencapai US$ 2,17 miliar.

Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan di Surabaya, Selasa (17/5/2022) mengatakan, peningkatan ekspor didominasi sektor industri dengan nilai ekspor mencapai US$ 1,92 miliar, atau dengan peranan sebesar 87,23 persen dari total ekspor pada April.

Berikutnya, kata dia, adalah ekspor sektor pertanian yang mencapai US$ 163,04 juta, yang menyumbang peranan sebesar 7,42 persen. 

Kemudian, sektor migas yang mempunyai peranan sebesar 4,92 persen atau dengan nilai ekspor mencapai U$ 108,07 juta. "Ekspor pertambangan dan lainnya menjadi sektor terkecil dengan nilai mencapai US$ 9,55 juta atau berkontribusi sebesar 0,43 persen," katanya.

Dari total nilai ekspor, tiga komoditas memberikan peranan terbesar pada April 2022, yakni Komoditas Tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda yaitu sebesar 7,32 persen. 

Posisi kedua dan ketiga adalah komoditas minyak petroleum mentah yang berkontribusi sebesar 4,68 persen serta komoditas Sisa dan skrap dari logam mulia lainnya yang berkontribusi sebesar 4,60 persen dari total ekspor Jawa Timur.

Untuk ekspor nonmigas, kata Dadang, total ekspot Jatim berkontribusi sebesar 95,08 persen dari total kinerja ekspor Jatim, dengan  komoditas yang mengalami kenaikan permintaan yakni pupuk, aluminium, lemak dan minyak hewan/nabati, kertas/karton, dan berbagai produk kimia.

"Komoditas yang permintaannya turun yakni daging dan ikan olahan, mesin/peralatan listrik, bahan kimia organik, tembaga, dan perhiasan/permata," katanya.

Sementara itu, sepanjang Januari-April 2022 pangsa pasar ekspor Jatim dikontribusi oleh AS, Jepang, China, Malaysia, Vietnam, Thailand, Korea Selatan, India, Belanda dan Australia. kbc6

Bagikan artikel ini: