Perlukah BI kerek suku bunga acuan, begini kata ekonom

Selasa, 17 Mei 2022 | 08:09 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Tekanan inflasi yang terjadi belakangan membuat sejumlah pihak khawatir bisa menekan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga muncul dorongan agar Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya.

Menurut Economist The Indonesia Economic Intelligence (IEI), Sunarsip, BI tidak perlu mengikuti langkah negara lain untuk menaikkan tingkat suku bunga saat ini. Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) sendiri mengejar inflasinya yang tinggi dengan kenaikan suku bunga.

"Saya berpendapat bahwa BI sebaiknya tidak perlu mengikuti langkah The Fed dalam menaikkan suku bunga acuannya," katanya beberapa waktu lalu.

Pertimbangannya, lanjut Sunarsip, inflasi nasional saat ini lebih banyak disebabkan oleh faktor sisi permintaan akibat adanya gangguan pasokan dan produksi. Di sisi lain, untuk mendorong kegiatan sisi produksi, industri dan dunia usaha membutuhkan modal kerja dengan biaya atau bunga yang terjangkau.

Dengan demikian, jika BI mengikuti langkah The Fed misalnya dengan menaikan BI-7 Days Repo-nya sebanyak 3-4 kali seperti yang dilakukan The Fed, hal itu justru dapat berpotensi menjadi kebijakan yang kontraproduktif bagi upaya menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

"BI perlu melakukan kebijakan kenaikan suku bunga acuan khususnya dalam mengerem terbatas laju permintaan dan menjaga stabilitas nilai tukar. Karenanya, kebijakan kenaikan suku bunga acuan dapat dilakukan secara terbatas," ujarnya.

Kebijakan kenaikan suku bunga acuan yang terbatas ini menjadi jalan tengah antara upaya menjaga inflasi dan nilai tukar. Agar menjaga pertumbuhan ekonomi khususnya dari sisi produksi.

Sementara itu, agar kebijakan kenaikan suku bunga acuan yang terbatas tersebut dapat lebih efektif dalam menahan laju inflasi, maka BI antara lain dapat mengkombinasikannya dengan kebijakan dari sisi makroprudensial. Khususnya yang menyangkut kebijakan pengendalian dari sisi demand. kbc10

Bagikan artikel ini: