China pakai strategi 'PPKM Mikro' lawan Covid-19, tiru RI?

Minggu, 1 Mei 2022 | 08:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: China akan menggelar strategi baru dengan lockdown area tertentu untuk mengatasi penyebaran Covid-19 varian Omicron. Rencana ini dimiliki karena China ingin lebih cepat dan tepat menangani penyebaran Omicron dengan melakukan pembatasan secara mikro atau presisi yang pernah diterapkan Indonesia.

Melansir The Straits Times, Kepala Komisi Kesehatan Nasional Gugus Tugas Covid-19 Cina (NHC) Dr Liang Wannian menyebut bahwa negara tersebut ingin 'berlari lebih cepat dari Covid-19'. Dia yakin pendeteksian awal, karantina, dan pengobatan yang lebih efektif akan membuat pencegahan dan kontrol terhadap Covid-19 berjalan lebih presisi.

"Kita tidak perlu lagi menerapkan kebijakan yang berdampak pada wilayah berskala besar, tapi berganti dengan fokus penanganan secara lebih presisi dan area-area tertentu," kata Liang, dikutip Sabtu (30/4/2022).

Saat ini China sedang berjuang menahan laju penyebaran Covid-19 varian Omicron di dua kota besarnya, Shanghai dam Beijing. Langkah pembatasan terpusat sudah dilakukan di Shanghai sejak awal Maret lalu.

Kebijakan ketat diterapkan Cina di Shanghai karena negara tersebut ingin segera mencapai target nol kasus Covid-19.

"Kita harus bergerak cepat dan mengambil kebijakan yang tepat menghadapi virus yang menyebar cepat," katanya.

Liang menyebut pemerintah Cina berencana segera menggelar tes antigen skala besar untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Data terkini, per Kamis (28/4/2022) jumlah kasus Covid-19 di Shanghai mencapai 15.034. Angka ini turun dibanding posisi pekan lalu yakni 20 ribu.

Kebijakan lockdown di Shanghai membuat banyak warga kota tersebut terkurung di rumah tanpa akses memadai untuk mendapatkan makanan, kebutuhan pokok, dan peralatan serta perlengkapan kesehatan. China memastikan tidak akan mengendurkan kebijakan penanganan Covid-19 di Shanghai, meski warga di sana sudah mulai resah dan kesal atas lockdown yang terjadi. kbc10

Bagikan artikel ini: