Jokowi inginkan 1 juta UMKM masuk dalam LKPP

Senin, 28 Maret 2022 | 17:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 1 juta UMKM di Indonesia mampu masuk dalam e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Presiden menginginkan berbagai produk dalam negeri ini menjadi prioritas utama bagi instansi pemerintah dalam membelanjakan anggarannya. Hal ini disampaikan Jokowi saat meresmikan pembukaan rakornas transformasi digital dan pendataan lengkap Koperasi dan UMKM secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Senin (28/3/2022).

"Target satu juta UMKM untuk on boarding untuk masuk e-catalog LKPP harus dapat terlaksana secara tuntas di tahun ini. Ini penting sekali. Jangan sampai kemarin sudah saya sampaikan kepada gubernur, bupati, wali kota, dan menteri, Dirut BUMN bahwa anggaran APBN, anggaran APBD, anggaran di BUMN semuanya harus difokuskan untuk membeli produk-produk dalam negeri, utamanya yang diproduksi oleh UMKM kita," kata Jokowi.

Sebelumnya, saat menghadiri acara Afirmasi Bangga Buatan Produk Indonesia pada Jumat (25/3/2021), Jokowi menyampaikan kekesalannya terhadap berbagai instansi pemerintah baik itu kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah. Pasalnya tak sedikit kementerian lembaga dan juga pemerintah daerah yang masih membeli barang-barang impor.

Jokowi menekankan agar instansi pemerintah lebih mengutamakan belanja produk dalam negeri. Sebab hal ini akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.Kbc11

Bagikan artikel ini: