Sri Mulyani yakin pertumbuhan ekonomi RI tahun lalu 4%, ini indikatornya

Kamis, 20 Januari 2022 | 09:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2021 bisa mencapai 4%. Keyakinan ini didasarkan pada proyeksi di kuartal IV-2021 diharapka bisa mencapai 5%.

"Kita optimis di kuartal IV-2021 pertumbuhan akan recovery cukup kuat, beberapa indikator estimasi dari BKF ada di sekitar 5%. Jadi kalau kuartal IV kita di 5%, kita berharap keseluruhan tahun pertumbuhan akan di sekitar 4%," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (19/1/2022).

Sri Mulyani menyebut, prediksi itu diperkuat oleh berbagai indikator yang sudah menunjukkan pemulihan.

"Mungkin nanti kita lihat begitu BPS menyampaikan angka kuartal IV karena konsumsi very strong, investment juga menunjukkan suatu pemulihan, tadi kredit growth juga recover sangat tinggi dan belanja pemerintah pusat-daerah sangat kuat," jelas Sri Mulyani.

Pelaksanaan APBN 2021 ditutup dengan hasil yang cukup positif. Pendapatan negara tumbuh 21,6% dibanding tahun lalu atau mencapai Rp 2.003,1 triliun.

Penerimaan pajak juga berhasil memecahkan rekor dari 12 tahun yang tak pernah tercapai, pada 2021 bisa melonjak 19,2%. Dari target Rp 1.229,6 triliun, realisasinya jadi Rp 1.277,5 triliun.

Konsumsi rumah tangga juga menguat, termasuk di kategori transportasi dan leisure yang sempat tertahan akibat varian Delta di kuartal III. Aktivitas investasi turut meningkat seiring membaiknya rantai pasok dan penyelesaian proyek strategis nasional (PSN).

"Ini kita anggap akan memberikan dampak pada growth performance di kuartal IV yang kemudian menyebabkan keseluruhan tahun akan cukup baik," ujar Sri Mulyani. kbc10

Bagikan artikel ini: