WHO sebut pandemi segera berakhir, tapi ingatkan bakal adanya gelombang besar virus

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:45 WIB ET

JENEWA, kabarbisnis.com: Utusan khusus untuk tim virus corona Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa akhir pandemi sudah di depan mata.

Akan tetapi kehidupan masih akan sulit sampai setidaknya musim semi atau tiga bulan mendatang.

"Saya khawatir kita sedang bergerak secara maraton, tetapi tidak ada cara yang sebenarnya untuk mengatakan bahwa kita berada di akhir, kita dapat melihat akhir di depan mata, tetapi kita belum sampai di sana," kata utusan khusus WHO David Nabarro kepada Sky News seperti dikutip, Selasa (11/1/2022).

Dia menambahkan, sebelum dunia mencapai akhir pandemi, akan ada "beberapa sandungan". “Ini akan sulit untuk setidaknya tiga bulan ke depan,” kata Nabarro.

Dia mengatakan bahwa dunia akan terus melihat varian Covid-19 baru dan merasakan tekanan dari sistem perawatan kesehatan.

Meskipun sulit menggunakan masa lalu untuk memprediksi perilaku virus di masa depan, Nabarro mengatakan dia memperkirakan virus akan datang dalam gelombang besar, dan untuk hidup dengannya, orang perlu bersiap dan bereaksi dengan cepat terhadap lonjakan tersebut.

"Hidup bisa terus berjalan, kita bisa membuat ekonomi berjalan lagi di banyak negara, tetapi kita harus benar-benar menghormati virus dan itu berarti memiliki rencana yang sangat bagus untuk menghadapi lonjakan itu," katanya.

Dunia menghadapi lonjakan kasus Covid-19 sebagian karena varian Omicron.

Menurut data Johns Hopkins yang dibagikan oleh The New York Times, pada 9 Januari, dunia menghadapi rata-rata 2,4 juta kasus Covid-19 setiap hari secara global.

Sementara, data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menunjukkan, Amerika yang menorehkan jumlah kasus tertinggi di dunia, rata-rata hampir mencatat 670.000 kasus baru setiap hari. Angka tersebut didorong oleh varian Omicron yang sangat menular. kbc10

Bagikan artikel ini: