Jaminan internet kencang, Telkomsel ajak pelanggan 3G segera pindah ke 4G

Rabu, 12 Januari 2022 | 11:22 WIB ET
Vice President Network Service Management Area Jawa Bali, Juanita Erawati (kiri) saat melakukan pengecekan jaringan di salah satu site di wilayah Surabaya.
Vice President Network Service Management Area Jawa Bali, Juanita Erawati (kiri) saat melakukan pengecekan jaringan di salah satu site di wilayah Surabaya.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Era tranformasi digital terus berkembang pesat di segala sendi kehidupan, dan ini tidak lepas dengan dukungan teknologi komunikasi yang saat ini berada di era jaringan 4G. Bahkan mulai merambah teknologi jaringan 5G yang sudah dilakukan Telkomsel.

Dengan menggunakan jaringan 4G, pelanggan lebih banyak mendapat keuntungan dari sisi kualitas jaringan, dan kejernihan suara saat bertelepon. Apalagi jika melakukan panggilan video call dengan kolega maupun keluarga, tidak terjadi buffering  meski berada di lokasi terpencil.

Vice President Network Service Managemet Telkomsel Area Jawa Bali, Juanita Erawati menegaskan, di era transformasi digital yang bergulir saat ini, pihaknya menyadari kualitas jaringan adalah kunci bagi seluruh mitra bisnis. Telkomsel melakukan akselerasi dalam pengembangan bisnis dan meningkatkan efisiensi dalam proses operasional bisnis.

"Sehingga terkait hal ini, kami akan terus berupaya menyediakan jaringan terbaik guna mendukung digital connectivity dengan kualitas yang optimal serta memberikan pelayanan yang maksimal bagi pelanggan," ujarnya melalui siaran pers, Rabu (12/1/2022).

Sehubungan dengan komitmen tersebut,  Telkomsel telah melakukan peningkatan teknologi jaringan secara bertahap sejak Februari 2021 sampai dengan estimasi April 2022. Telkomsel mengalihkan teknologi 3G yang saat ini sedang diimplementasikan di beberapa lokasi dengan pemanfaatan teknologi 4G LTE secara menyeluruh dalam penyelenggaraan jaringan bergerak selular.

"Dengan optimalisasi jaringan, kami dapat menghadirkan kualitas jaringan broadband yang lebih cepat dan andal dalam rangka mendukung aktivitas dan transformasi digital operasional bisnis," ujarnya.

Juanita mengatakan, selama ini jumlah pelanggan 3G Telkomsel Area Jawa Bali masih kisaran 16 persen. Pelanggan 3G lebih banyak berada di wilayah Jember. Seiring dengan optimalisasi jaringan, Telkomsel secara masif telah mengedukasi sekaligus mengajak pelanggan 3G untuk segera pindah ke jaringan 4G. Sebagai operator paling Indonesia, ungkap Juanita, pelanggan 3G mau tidak  mau harus segera beradaptasi dengan teknologi yang jauh lebih baik. Selain itu, suatu saat nanti teknologi 3G sudah ditinggalkan operator atau tidak digunakan lagi.

"Sebenarnya bagi pelanggan 3G tidak sulit beralih ke teknologi 4G. Yang penting ponselnya harus ponsel 4G dan Telkomsel juga membantu menyediakan ponsel 4G bekerjasama dengan produsen ponsel dengan harga terjangkau. Tersedia di GraPARI terdekat, di WTC. IT Center maupun gerai ponsel," paparnya.

Untuk peningkatkan teknologi jaringan, Juanita mengatakan, saat ini sudah mencapai 99,5 persen dengan 15.013 titik lokasi. Pelanggan 3G yang sudah bermigrasi ke 4G mencapai 70 persen. "Target kami, seluruh pelanggan 3G bisa migrasi ke 4G seluruhnya pada akhir tahun ini," ungkapnya.

Sementara coverage area jaringan 4G Telkomsel Area Jawa Bali hingga saat ini mencapai 98.80 persen. Dengan jumlah 14.935 BTS 4G. Kualitas jaringan 3G Telkomsel secara terukur bisa dinikmati pelanggan dengan kecepatan 3 Mbps. kbc7

Bagikan artikel ini: