Penjualan ritel Daihatsu capai 18.157 unit di Desember 2021, naik 22,2 persen secara bulanan

Senin, 10 Januari 2022 | 19:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat penjualan mobil sebanyak 18.157 unit pada Desember 2021, atau naik 22,2 persen dibandingkan dengan November 2021 yang sebanyak 14.861 unit.

Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso mengatakan, torehan penjualan yang baik itu tidak lepas dari program relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hingga akhir Desember 2021.

Hendrayadi mengatakan, penjualan Daihatsu pada Desember lalu didominasi oleh tiga model yaitu Sigra sebanyak 4.721 atau berkontribusi 26 persen, Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 3.703 unit atau 20,4 dan Ayla sebesar 2.649 unit atau mencapai 14,6 persen.

"Daihatsu bersyukur, penjualan Desember 2021 mengalami peningkatan sebesar 22,2 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Semoga capaian positif ini bisa terus berlangsung dan pasar otomotif nasional pada tahun 2022 dapat terus meningkat," kata Hendrayadi melalui siaran pers, Senin (10/1/2022).

Selain itu, selama tahun 2021, Daihatsu telah meluncurkan tiga model, yaitu Daihatsu Rocky pada April, Terios Eco Idle (September) dan All New Xenia (November).

Ketiga model itu mendapat sambutan positif dari pelanggan, dan mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, secara berturut-turut Rocky sebanyak 1.477 unit atau naik 36,8 persen disusul Xenia 2.017 unit atau naik 29,7 persen dan Terios 2.006 unit atau naik 14,9 persen.

Untuk diketahui, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah menetapkan target penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih pada 2022.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, selama periode Januari hingga November 2021 penjualan retail atau dari dealer ke konsumen di Indonesia telah mencapai angka 761.861 unit.

Sementara itu untuk penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) mencapai 790.524 unit, yang mana angka ini sudah melewati target Gaikindo yaitu 750.000 unit.

"Kita harapkan di tahun 2022, kita dapat menjual sekitar 900.000 unit," ujar Kukuh.

Kukuh pun mengatakan, terpenuhinya target di tahun 2021 ini dibantu dengan insentif dari pemerintah yaitu pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang dimulai sejak Maret 2021.

Dia membandingkan kondisi industri otomotif Indonesia dengan Thailand. Sampai dengan september 2021, Indonesia menempati posisi kedua dalam memproduksi mobil di Asean setelah Thailand. Namun untuk penjualan Indonesia menduduki posisi pertama dengan menjual mobil sebanyak 627.537 unit. kbc10

Bagikan artikel ini: