Penumpang di Bandara Bali melonjak 56 persen selama libur Nataru

Jum'at, 7 Januari 2022 | 08:22 WIB ET

BALI, kabarbisnis.com: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat lonjakan jumlah penumpang pesawat hingga 56 persen pada periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Pada periode Nataru 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 itu, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 406.682 orang, meningkat dari periode yang sama tahun lalu, yakni 260.476 penumpang.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I Bandara I Gusti Ngurah Rai Herry A Y Sikado mengatakan, arus pergerakan penumpang berangkat maupun datang tertinggi terjadi pada 19 Desember 2021, yaitu 28.975 penumpang.

"Sementara, pada arus balik akhir masa Nataru terjadi pada 2 Januari 2022 dengan pergerakan penumpang sebanyak 24.731 orang," ungkapnya pada penutupan posko angkutan Nataru di Bandara I Gusti Ngurah Bali, Rabu (5/1/2022).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi seluruh pemegang kepentingan terkait yang melaksanakan fungsi dan perannya masing-masing dalam kelancaran, keselamatan, keamanan operasi penerbangan sesuai prosedur di Bandara Bali.

Apalagi, pelaksanaan angkutan Nataru dilakukan saat dunia menghadapi pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya pulih, disertai munculnya varian baru omicron.

Kendati jumlah penumpang meningkat, Herry mengakui pergerakan pesawat udara domestik yang berangkat maupun datang di Bandara Bali menurun 6,15 persen.

Selama periode Nataru, tercatat 3.299 pergerakan pesawat udara. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, pergerakan pesawat udara mencapai 3.515.

"Capaian ini merupakan andil seluruh komunitas bandar udara. Saya optimistis tingkat kunjungan tahun ini semakin meningkat, karenanya saya memohon kerja sama dan sinergi untuk dapat terus meningkatkan pelayanan," terang dia.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Putu Eka Cahyadhi menambahkan, kegiatan posko terpadu angkutan Nataru 2021 dan 2022, berjalan lancar, aman dan terkendali.

"Berbagai regulasi baik yang berkaitan dengan protokol kesehatan telah dilaksanakan oleh unsur-unsur terkait baik penyelenggara bandara, maskapai, ground handling, instansi pemerintah, serta tim posko Nataru Bandar udara Internasional I Gusti Ngurah Rai," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: