Juli 2022, The Trans Icon Surabaya serah terimakan unit apartemen ke pembeli

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:12 WIB ET
Founder CT Corp, Chairul Tanjung (kanan) saat melakukan Topping Off Ceremony tower Aspen di The Trans Icon Surabaya.
Founder CT Corp, Chairul Tanjung (kanan) saat melakukan Topping Off Ceremony tower Aspen di The Trans Icon Surabaya.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Di tengah masih belum berakhirnya pandemi Covid-19, PT Trans Properti Indonesia tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan proyek superblok The Trans Icon Surabaya tepat waktu. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya penutupan lantai paling atas alias topping off tower Aspen di proyek apartemen The Trans Icon, pada Kamis (28/10/2021).

Topping off ceremony dihadiri langsung Chairul Tanjung sebagai Founder CT Corp. Juga Chairal Tanjung (CEO Trans Properti Indonesia), Janti Komadjaja (Presiden Direktur PT Total Bangun Persada), serta M. Nuh (Tokoh Masyarakat Surabaya).

Marketing Director Trans Property, Fransiskus Afong menuturkan, kegiatan ini sebagai tanda pembangunan sudah sampai di puncak tertingginya. Proyek ini dikerjakan oleh PT Total Bangun Persada sebagia kontraktor yang akan mewujudkan hunian iconic berkelas dunia yang memiliki banyak fasilitas menarik dan satu-satunya di Indonesia.

"Melalui diadakannya Topping Off Ceremony ini menandakan pembangunan apartemen Trans Icon Surabaya, Office Tower Menara Bank Mega serta Trans Icon mall sudah mencapai puncak tertinggi dan dipastikan sebentar lagi selesai. Proyek The Trans Icon ini merupakan karya masterpiece, dan sebentar lagi akan menjadi destinasi wisata baru di Surabaya," jelas Fransiskus Afong di sela acara.

Dikatakannya, tak hanya tower pertama atau tower Aspen, empat tower lainnya yang juga dibangun di kawasan seluas 2,5 hektare di Jalan A Yani Surabaya tersebut juga sudah hampir tahapan penyelsaian lantai atas.

"Untuk apartemen di tower Aspen ini, dengan sudah dilakukannya topping off, kami targetkan pada semester dua atau paling tidak bulan Juli atau Agustus 2022 sudah dilakukan serah terima ke pembeli," ujar Fransiskus Afong.

Dia mengklaim, tahapan pembangunan tersebut sudah sesuai dengan target jadwal yang ditentukan, di tengah pandemi Covid-19. "Di saat banyak pengembang yang stagnan atau bahkan menunda pembangunan, kami tetap.menyelesaikan pembangunan proyek sesuai jadwal. Ini wujud komitmen kami kepada pembeli," tandasnya.

Fransiskus Afong mengungkapkan, penjualan tower Aspen sampai saat ini sudah di atas 90 persen dari 680 unit apartemen yang disediakan. Sementara tower kedua atau tower Alpine sebanyak sekitar 700 unit, penjualannya mencapai 65 persen.

"Dengan lokasi premium dan fasilitas lengkap, plus beragam kemudahan yang ditawarkan, apalagi sudah terbangun, dengan harga mulai Rp 700 jutaan, inilah saat yang tepat memiliki hunian di The Trans Icon Surabaya," ujarnya.

"Kami akan terus mengembangkan bisnis property secara konsisten, serta memberikan fasilitas yang lengkap berkelas dunia, untuk memenuhi kebutuhan hunian apartemen, pusat perbelanjaan, perkantoran, pusat hiburan, hotel, hingga bank," ungkap Fransiskus.

Sekadar diketahui, The Trans Icon Surabaya akan menghadirkan ikon kelas dunia, antara lain adalah Trans Studio Ski World, wahana bermain salju dan ski indoor dengan menggunakan salju asli yang dibuat oleh mesin khusus. Selain itu akan juga dihadirkan Sky Dining dengan panorama malam Kota Surabaya.

TheTrans Icon Surabaya juga akan dilengkapi hotel setara bintang enam pertama di Surabaya, The Trans Luxury Hotel dengan ragam fasilitas kelas dunia serta Trans Icon Mall yang merupakan pusat perbelanjaan berkonsep hi-end lifestyie. Juga ada Transcape Tenaoe lengkap dengan kafe, restoran, dan bistro. kbc10

Bagikan artikel ini: