Kuartal III, nilai transaksi uang elektronik tembus Rp209,81 triliun

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi uang elektronik (UE) sebesar Rp209,81 triliun pada kuartal III-2021. Angka itu naik 45,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Diproyeksikan meningkat 38,75 persen secara tahunan hingga Rp284 triliun untuk keseluruhan 2021," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Selasa (19/10/2021).

Perry menyatakan, kenaikan juga terjadi pada transaksi digital banking sebesar 46,72 persen. Walhasil, total transaksi mencapai 28.685,48 triliun per kuartal III 2021

"Diproyeksikan tumbuh 43,04 persen secara tahunan mencapai Rp39.130 triliun untuk keseluruhan 2021," terang Perry.

Sementara, Perry menyebut pihaknya akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah terkait transaksi digital. Hal ini termasuk pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) dan percepatan penyaluran bansos.

Di sisi tunai, Perry menyebut uang karta yang diedarkan (UYD) sebesar Rp841,73 triliun. Angkanya naik 10,44 persen per September 2021.

"BI memastikan ketersediaan uang di seluruh wilayah Indonesia," ucap Perry.

Dia menambahkan, BI akan memperkuat strategi distribusi uang dan pembukaan kembali layanan kas.

Penguatan ini seiring dengan pelonggaran kebijakan pembatasan mobilitas di masing-masing daerah. kbc10

Bagikan artikel ini: