Garuda masih bolehkan penumpang gunakan rapid test antigen untuk perjalanan Jawa Bali

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah kembali mengubah aturan syarat perjalanan untuk penumpang pesawat, menyusul diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 1 November 2021.

Aturan perjalanan dengan pesawat kini tidak lagi diizinkan menggunakan hasil tes Covid-10 dengan metode Rapid Test Antigen melainkan harus dengan PCR test untuk penerbangan domestik.

Hal ini tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Menanggapi hal tersebut Direktur PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra mengatakan, saat ini pihaknya masih mengacu pada Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19.

"Kami masih mengacu kepada SE Satgas Covid-19, dan masih menunggu SE baru yang akan diterbitkan mengenai aturan perjalanan tersebut," ucap Irfan seperti dikutip, Rabu (20/10/2021).

Irfan menjelaskan, penumpang Garuda yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap masih boleh menggunakan Rapid Test Antigen sebagai syarat perjalanan.

"Ini untuk Jawa-Bali, dan mengacu pada SE Satgas Covid-19 saat ini. Kemudian untuk yang lain seperti luar Jawa, sesuai SE Satgas ini pakai PCR," kata Irfan.

Sebagai informasi pada aturan Inmendagri yang diperbaharui per 19 Oktober 2021 itu, diatur bahwa pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat terbang wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. kbc10

Bagikan artikel ini: