OJK minta pinjol legal beri bunga murah dan perbaiki cara tagih ke nasabah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan pinjaman online (pinjol) legal memberikan suku bunga yang lebih murah. Selain itu, OJK juga meminta perusahaan pinjol legal memberikan pelayanan yang lebih baik dan memperbaiki cara penagihan ke nasabah.

"Untuk yang sudah terdaftar atau legal terus kami tingkatkan agar bisa berikan pelayanan lebih baik, suku bunga lebih murah, dan penagihan terus ditingkatkan supaya tidak menimbulkan ekses di lapangan," ujar Ketua OJK Wimboh Santoso dalam postingan di Instagram OJK @ojkindonesia, Senin (18/10/2021).

Lebih lanjut, Wimboh mengatakan, seluruh pinjol ilegal tersebut juga harus bergabung dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

"Asosiasi membina bagaimana para pelaku ini bisa lebih efektif memberikan pinjaman murah, tepat, dan tidak menimbulkan ekses-ekses penagihan yang melanggar kaidah dan melanggar etika," ujarnya.

Persoalan pinjol terutama yang ilegal memang tengah mengemuka. Kondisi itu pun membuat Presiden Joko Widodo menyoroti maraknya pinjol ilegal yang merugikan masyarakat, khususnya masyarakat kelas bawah.

Bahkan, karena pinjol ilegal ada warga yang akhirnya memilih bunuh diri karena utang yang sudah menumpuk dengan bunga tinggi dan mendapat teror dari debt collector.

"Jika ingin menggunakan pinjaman online, pilihlah yang terdaftar dan berizin resmi di OJK," tegas Wimboh. kbc10

Bagikan artikel ini: