Penerima Kartu Prakerja 2021 capai 5,9 juta orang, mayoritas keterampilan bertambah

Jum'at, 24 September 2021 | 09:20 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pelaksana Program Kartu Prakerja mencatat jumlah penerima Kartu Prakerja 2021 mencapai 5,9 juta orang hingga gelombang 21.

"Jadi kami baru saja menetapkan peserta gelombang ke-21, sehingga pada 2021 jumlah (peserta) updatenya sebanyak 5,9 juta penerima," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari dalam acara live Instagram Kartu Prakerja, Kamis (23/9/2021).

Sementara pada 2020, yang terdiri dari gelombang penerimaan 1 sampai 11, total penerima program Kartu Prakerja mencapai 5,5 juta orang.

Untuk jumlah pendaftar, secara total jika dihitung mulai dari yang memasukkan email baik yang berhasil lolos atau tidak sudah mencapai 75 juta user.

Dari total penerima Kartu Prakerja di semester 1 tahun 2021, Denni mengatakan, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan pertama sudah mencapai 99 persen.

Menurut tes yang dilakukan oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja terhadap sekitar 2 juta orang memperlihatkan kenaikan dari skor 55 untuk tes sebelum pelatihan yang naik menjadi 69 sesudah tes.

"Yang menarik adalah score mereka - apakah mereka semakin bagus pengetahuan, keterampilan, atau attitude-nya sebagai salah satu indikatornya itu adalah kenaikan score pre-test vs post-test," jelasnya.

Dia mengaku dari langkah monitor terhadap kurang lebih 2 juta penerima pada semester I, terjadi kenaikan score dari 55 menjadi 69. "Jadi secara statistik ini meningkat secara signifikan," jelas Denni.

Denni mengatakan, jika Kartu Prakerja paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan hasil survei dari peneliti pasar global Ipsos asal Amerika Serikat menemukan program tersebut berada di posisi teratas sebagai bantuan yang paling bermanfaat.

Dia juga merujuk survei Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan mayoritas peserta menyatakan keterampilan kerjanya meningkat berkat program itu.

"Dalam monitoring KPK terhadap Kartu Prakerja yang terakhir pada 5 Agustus, pimpinan KPK mengatakan bahwa sistem Prakerja adalah best practice dan bisa dijadikan contoh bagi program-program lainnya," jelas Denni. kbc10

Bagikan artikel ini: