Presiden suntik mati tiga BUMN ini

Senin, 20 September 2021 | 15:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo memutuskan untuk membubarkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ketiga perusahaan pelat merah tersebut adalah PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), PT Pertani (Persero), dan PT Perikanan Nusantara (Persero).

Hal ini diatur dalam tiga Peraturan Pemerintah (PP) yakni PP Nomor 97, 98, dan 99 Tahun 2001. PT Bhanda Ghara Reksa akan dilebur ke dalam PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) (Persero). Sedangkan PT Pertani dilebur ke dalam PT Sang Hyang Seri (Persero). Adapun PT Perinus akan digabungkan dengan PT Perikanan Indonesia (Persero).

"Dinyatakan bubar tanpa likuidasi dengan ketentuan segala hak dan kewajiban serta kekayaan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bhanda Ghara Reksa beralih karena hukum kepada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia," demikian bunyi Pasal 2 Ayat (1) PP Nomor 97 Tahun 2001 yang dikutip pada Senin (20/9/2021).

Adapun pasal pembubaran PT Pertani dan PT Perinus juga berbunyi kalimat yang sama. Presiden beralasan penggabungan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penetrasi jaringan bisnis.

Sebagai informasi, PT Bhanda Ghara Reksa merupakan BUMN yang bergerak di bidang logistik. Sedangkan PT Perikanan Nusantara adalah perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang pengolahan produk perikanan.

Sementara PT Pertani adalah BUMN yang bergerak di bidang produk hasil pertanian. Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir memastikan sebanyak tujuh perusahaan pelat merah akan dibubarkan pada semester II 2021. Likuidasi dilakukan karena perusahaan dianggap sudah tidak lagi memberi kontribusi terhadap perekonomian nasional.kbc11

Bagikan artikel ini: