Pengamat nilai vaksin booster untuk masyarakat harus gratis, ini alasannya

Jum'at, 10 September 2021 | 07:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah menilai, jika pemerintah nantinya meluncurkan kebijakan pemberian vaksin dosis ketiga (booster) bagi masyarakat umum, maka ada baiknya dilaksanakan secara gratis.

"Kalau menurut saya (jika ada booster) tetap gratis karena rujukannya pada Perpres 99 no 2020 itu kan vaksin itu gratis. Permenkes no 84/2020 juga sebut gratis," jelas Trubus seperti dikutip, Rabu (8/9/2021).

Didukung dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang membatalkan vaksin berbayar atau vaksin Gotong Royong yang semula akan disalurkan melalui Kimia Farma. Maka Trubus berharap jika terdapat vaksin booster nantinya dapat dilaksanakan secara gratis seperti vaksinasi Covid-19 yang saat ini berjalan.

Guna mencegah potensi vaksin boostet berbayar jika suatu saat diterapkan, Trubus menilai perlu adanya kebijakan kuat seperti Perpres untuk pelaksanaannya. "Perlu ada penekanan kebijakan itu karena kita negara hukum. Harus ada kebijakan yang menekankan bahwa booster nantinya gratis," imbuhnya.

Dia menambahkan, vaksin sekarang sudah bukan menjadi privat goods, melainkan public goods. Artinya vaksinasi menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk penyelenggaraannya. "Karena ini masih suasana extra-ordinary maka harusnya booster gratis kepada semua masyarakat umum," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: