BEI klaim 29 perusahaan siap IPO, 2 di antaranya BUMN

Minggu, 5 September 2021 | 07:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, hingga 3 September 2021, terdapat 29 perusahaan yang berada dalam pipeline untuk IPO atau penawaran saham perdana kepada publik.

Dua di antaranya merupakan anak dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Berdasarkan data pipeline calon Perusahaan Tercatat yang akan mencatatkan saham di Bursa per tanggal 3 September 2021 terdapat 29 perusahaan, termasuk 2 perusahaan diantaranya merupakan anak perusahaan BUMN," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Jumat (3/9/2021).

Walau demikian, Nyoman enggan membocorkan terkait nama dari dua perusahaan BUMN tersebut karena belum mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Belum dapat disebutkan namanya karena belum mendapatkan ijin publikasi dari OJK. Sedangkan untuk perusahaan yang berada di pipeline Bursa dan sudah boleh dipublikasikan dapat dilihat di website e-IPO," jelas Nyoman.

Berdasarkan lama e-IPO, terdapat beberapa perusahaan yang berada dalam proses penawaran umum seperti PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT), PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS), PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA), PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI).

Nyoman mengatakan, perusahaan-perusahaan yang berada di pipeline Bursa terdiri dari berbagai sektor.

Klasifikasi sektor yang digunakan merupakan klasifikasi Indeks Sektoral IDX-IC (IDX Industrial Classification) yang diluncurkan pada bulan Januari 2021.

Adapun sektor perusahaan yang berada dalam pipelina antara lain, dari sektor Industrials dan Consumer Cyclicals masing masing 6 perusahaan.

Kemudian, sektor Consumer Non-Cyclicals sebanyak 4 perusahaan, dan 3 perusahaan dari sektor energy.

Selanjutnya, masing-masing 2 perusahaan dari sektor Transportation & Logistics, Technology dan Financials. Kemudian dari sektor Basic Materials, Properties & Real Estate, Infrastructures dan Healthcare masing-masing 1 perusahaan.

Nyoman menambahkan, pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan, termasuk perusahaan BUMN dan anak perusahaannya.

Kegiatan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan dilakukan oleh Bursa secara rutin sebagai bagian dari edukasi kepada stakeholder kami, termasuk dalam hal ini calon perusahaan yang akan masuk ke pasar modal.

"Dari perusahaan yang telah mengikuti sosialisasi yang diselenggarakan Bursa, sebagian di antaranya telah masuk ke pasar modal dan memanfaatkan pasar modal dalam memperoleh pendanaan," tegas Nyoman. kbc10

Bagikan artikel ini: