Duh! Indonesia kebanjiran 27.851,98 ton cabai impor dalam enam bulan

Kamis, 2 September 2021 | 18:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Hingga saat ini, Indonesia masih menjadi salah satu negara yang langganan impor cabai dari berbagai negara.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Januari-Juni 2021 atau selama semester I-2021, Indonesia mengimpor cabai sebanyak 27.851,98 ton.

Jumlah cabai impor tersebut didatangkan ke Tanah Air dengan total harga US$59,47 juta atau tepatnya US$59.466.274.

Cabai impor yang masuk ke Indonesia terdiri dari beragam jenis, seperti cabai segar atau dingin (kode HS: 07096010 dan 07096090) dan cabai diawetkan (kode HS: 07119020).

Selain itu, ada pula cabai kering tidak ditumbuk (kode HS: 09042110 dan 09042190), serta cabai tumbuk atau cabai yang telah dihancurkan (kode HS: HS 09042210 dan 09042290).

Cabai impor tersebut berasal dari berbagai negara seperti India, China, Malaysia, Thailand, Spanyol, Amerika Serikat, Australia, dan sejumlah negara lainnya.

Jika dirinci secara bulanan, volume impor cabai pada Januari hingga April 2021 secara konsisten mengalami kenaikan tiap bulan.

Sedangkan pada bulan Mei dan Juni 2021, volume cabai impor yang masuk ke Indonesia mulai menurun, meski jumlahnya masih tergolong besar.

Pada Januari 2021, Indonesia mengimpor cabai sejumlah 3.451 ton atau setara dengan angka US$7,35 juta, tepatnya US$7.357.667.

Selanjutnya, volume impor cabai Indonesia naik pada Februari 2021 yang tercatat sebesar 3.859,9 ton atau senilai US$8.161.481.

Kenaikan jumlah impor cabai per bulan kembali terjadi pada Maret 2021 dengan volume 5.632,49 ton atau seharga US$11.920.280.

Data impor cabai Indonesia mencapai puncak tertinggi sepanjang Semester I 2021 pada bulan April, yakni mencapai volume 6.835,7 ton atau senilai US$14,8 juta, tepatnya US$14.846.486.

Grafik impor cabai Indonesia mengalami penurunan pada bulan Mei 2021 dengan volume 4.247,7 ton atau seharga US$9.226.154.

Terakhir, BPS mencatat volume impor cabai pada Juni 2021 sebesar 3.825 ton atau senilai US$7.954.206. Adapun data impor cabai bulan Juli dan Agustus 2021 saat ini belum tersedia.

Meski data impor cabai tahun 2021 belum mencapai periode tutup tahun, BPS mencatat terjadi peningkatan impor cabai per setengah tahun, jika dibandingkan dengan impor periode yang sama tahun lalu.

Realisasi impor pada semester I-2020 tercatat sebanyak 18.075,16 ton dengan nilai US$34,38 juta atau tepatnya US$34.379.360.

Angka tersebut lebih sedikit ketimbang total volume impor cabai semester I-2021 sebanyak 27.851,98 ton seharga US$59,47 juta atau tepatnya US$59.466.274. Artinya, ada lonjakan impor cabai yang signifikan dari tahun lalu.

Adapun total volume cabai impor yang masuk ke Indonesia sepanjang tahun 2020 adalah 34.812,24 ton atau senilai US$67.244.352. kbc10

Bagikan artikel ini: