Percepat tercapainya herd immunity, PJB gelar vaksinasi bersama Kodam V/Brawijaya

Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:44 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) senantiasa terus berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Hal ini ditunjukkan salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis ke 2 untuk Karyawan PJB, bekerjasama dengan Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya.

Pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini dilaksanakan di kantor pusat PT PJB pada Senin, 30 Agustus 2021. Vaksinasi yang menggunakan vaksin Astrazeneca ini merupakan lanjutan dari dosis pertama yang telah diberikan pada 3 Juni 2021 lalu bertempat di RS DKT Gubeng.

Kegiatan vaksinasi ini diperuntukan bagi seluruh karyawan PJB beserta keluarga yang berdomisili di wilayah Kota Surabaya dan Gresik. Vaksinasi menjadi syarat penting dalam menurunkan penyebaran Covid-19 di Indonesia, oleh karenanya percepatan terus dilakukan hingga terwujud 100 persen karyawan PJB tervaksinasi.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 di lingkungan PJB sendiri yang telah dilakukan sejak bulan Maret hingga bulan Juli tahun ini tercatat 88 persen karyawan PJB yang mendapatkan vaksinasi hingga tahap 2.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Kodam V/Brawijaya dalam pelaksanaan vaksinasi dosis kedua bagi karyawan PJB beserta keluarga. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi PJB dan Kodam V/Brawijaya sebagai langkah nyata dalam memerangi Covid-19 dan mempercepat terbentuknya herd immunity. Kami berharap melalui acara ini dapat membantu upaya pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi sehingga dapat terwujudnya masyarakat sehat," ungkap Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan dalam siaran resmi yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Selasa (31/8/2021)..

Selain melalui vaksinasi, dalam mencegah laju penyebaran Covid-19, PJB juga telah melakukan berbagai upaya pengendalian di internal perusahaan. Pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat, penyediaan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan hingga kebijakan manajemen seperti pemberlakukan karantina sehat bagi karyawan.

"Tingginya komitmen PJB dalam upaya pencegahan ini tidak terlepas karena posisi PJB sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik yang masuk dalam kategori kritikal," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: