Semester I, Pakuwon Jati raup pendapatan Rp2,46 triliun

Kamis, 26 Agustus 2021 | 19:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk meraup pendapatan bersih sebesar Rp 2,46 triliun di semester I tahun 2021.

Angka ini 24,6 persen lebih tinggi ketimbang perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,97 triliun.

Pendapatan berulang atau recurring revenue menopang pendapatan perseroan dengan porsi 54 persen atau Rp 1,32 triliun.

Recurring revenue ini tumbuh 16,4 persen dibandingkan catatan sebelumnya sejumlah Rp 1,14 triliun.

Sedangkan.development revenue menyumbang 46 persen dengan angka Rp 1,13 triliun, naik dibanding tahun lalu Rp 833 miliar.

Berdasarkan pendapatan per segmen, kontribusi terbesar diperoleh dari pusat perbelanjaan sewa dan penjualan apartemen 41 persen dan 29 persen, disusul rumah tapak 15 persen, hotel dan apartemen servis 8 persen, perkantoran sewa 5 persen, dan perkantoran strata 2 persen.

"Sementara laba bruto tercatat Rp 1,17 triliun, atau naik 21,0 persen ketimbang tahun lalu sejulah Rp 968 miliar," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Pakuwon Jati Tbk Minarto Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (26/8/2021).

Adapun EBITDA sebesar Rp 1,25 triliun, tumbuh 24,6 persen dibanding tahun sebelumnya Rp 1,0 triliun.

Pada 19 April 2021, perseroan menerbitkan obligasi sebesar US$300 juta dan obligasi tambahan pada 17 Mei 2021 senilai US$100 juta.

"Obligasi ini berbunga 4,875 persen dengan tenor tujuh tahun yang digunakan untuk pelunasan Surat Utang 2024 sebesar 250 juta dollar dan untuk keperluan korporasi umum perseroan," urai Minarto.

Perseroan juga mencetak pertumbuhan laba komprehensif tanpa memperhitungkan selisih kurs mata uang asing yang tercatat sebesar Rp 94 miliar dan penalti atas penebusan utang obligasi sebesar Rp 99 miliar.

Ini artinya, naik 15,2 persen dari tahun lalu sebesar Rp 625 miliar menjadi Rp 720 miliar.

Sementara itu tingkat suku bunga yang rendah dan fasilitas insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) telah mendorong kenaikan marketing sales perseroan di semester 1-2021 yang mencapai Rp 820 miliar.

Pencapaian marketing sales ini melonjak 64 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Nilai marketing sales tersebut ekuivalen dengan 58,6 persen dari target perseroan untuk tahun 2021 sebesar Rp 1,4 triliun," kata Minarto.

Komposisi penjualan terbanyak berasal dari rumah tapak 52 persen, sementara apartemen dan perkantoran menyumbang 48 persen.

Sepanjang enam bulan pertama, perseroan juga telah mengucurkan belanja modal untuk membiayai konstruksi proyek-proyek Kota Kasablanka Fase 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall Fase 3 dan 4, East Coast Mansion dan Pakuwon Mall Bekasi sebesar Rp 269 miliar. kbc10

Bagikan artikel ini: