Bukukan kinerja moncer di tengah pandemi, RFB diganjar dua penghargaan oleh JFX

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 14:43 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil meraih dua penghargaan sekaligus tepat di hari Ulang Tahun PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) ke-22. Penghargaan pertama adalah juara pertama perusahaan pialang dengan volume transaksi bilateral tertinggi di tahun 2020 dan penghargaan kedua, juara ketiga untuk Perusahaan pialang berjangka dengan volume transaksi multilateral (komoditi) tertinggi tahun 2020 di Bursa Berjangka Jakarta.

Penghargaan ini diberikan oleh JFX sebagai apresiasi atas kinerja terbaik para anggota perusahaan pialang berjangka yang saat ini berjumlah 64 perusahaan. JFX juga memberikan apresiasi penghargaan kepada para pedagang yang menjadi anggotanya. Di urutan pertama ada PT Royal Assetindo yang menjadi mitra pedagang PT Rifan Financindo Berjangka. Disusul posisi kedua dan ketiga yaitu PT Surya Anugrah Mulya dan PT Sentra Arta Maxima.

Direktur Kepatuhan PT Rifan Financindo Berjangka, Muhamad Barkah yang menerima langsung penghargaan mengatakan ini adalah hadiah yang patut disyukuri oleh RFB di tengah momen hari kemerdekaan. Hampir setiap tahun RFB langganan menerima penghargaan sebagai perusahan pialang nomor satu untuk volume transaksi bilateral dari JFX.

"Raihan ini tentu keberhasilan kita semua. Terimakasih kepada tim RFB, para nasabah, media yang membantu edukasi masyarakat tentang pialang Berjangka, dan seluruh stakeholder terkait. Walaupun di masa pandmei, kami mampu bukukan kinerja yang cukup bagus," tegas Barka dalam siaran resmi yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Jumat (20/8/2021).

Direktur Utama JFX, Paulus Lumintang pun mengucapkan terimakasih kepada tim JFX, para anggota perusahaan pialang berjangka, pedagang, dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) atas kerja samanya selama ini. Alhasil, kata Paulus, JFX masih terus memberikan sumbangsih kepada negara dalam perekonomian perdagangan berjangka.

Di sisi lain, Plt Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar, Sahudi sangat mengapresiasi kinerja para industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Menurutnya, di tengah banyaknya perdagangan instrumen keuangan yang terpuruk akibat pandemi, PBK dapat mencatat berbagai prestasi.

"Dalam suasana pandemi sekarang, perdagangan berjangka komoditi hadir untuk memberikan solusi alternatif sebagai sarana pengelolaan risiko. Begitu pula sebagai alternatif investasi melalui kontrak derivatif yang diperdagangan secara multilateral di bursa berjangka. Peningkatan kinerja juga terlihat dari peluncuran produk-produk baru, seperti perdagangan aset kripto, dan peluncuran kontrak berjangka lainnya," kata Sahudi.

Pada tahun 2020, Sahudi lanjut menerangkan, volume transaksi PBK mencapai 13,2 juta lot, naik sekitar 18,82% dibanding tahun lalu. Adapun total volume JFX sebesar 9,4 jt lot dengan nilai transaksi 13.871 triliun, serta volume transaksi naik sekitar 18,72% dari tahun sebelumnya.

"Pertumbuhan kinerja PBK tentu tidak akan tercapai tanpa kerja sama berbagai pihak. Baik dari PT Bursa Berjangka Jakarta, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), anggota pialang, dan pedagang berjangka. Hal inilah yang kita harapkan, sehingga memacu semangat saling memberikan dukungan demi kemajuan industri perdagangan berjangka komoditi," terang Sahudi yang hadir secara virtual.

Dalam memeriahkan HUT ke-22, JFX juga menyuguhkan serangkaian kegiatan seperti pemotongan tumpeng, dan undian e-money kepada para anggota JFX yang beruntung. Acara berlangsung sekitar dua jam dan berakhir hingga siang hari.kbc6

Bagikan artikel ini: