Agar target pertumbuhan ekonomi 5 persen tercapai, ini syarat dari Kadin Jatim

Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:02 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja ekonomi Indonesia, termasuk Jawa Timur terus dipacu. Melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Covid-19, pemerintah menargetkan kinerja ekonomi di tahun ini bakal mencapai 5-5,5 persen di tahun 2022.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Dwi Putranto menegaskan, ada tiga hal yang harus di akan mendorong tiga hal untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 sampai 5,5 persen pada 2022.

Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto menjelaskan, ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah agar Terget pertumbuhan ekonomi bisa tercapai, yaitu kemudahan berusaha, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kelancaran suplai barang dan jasa.

"Tiga hal itu merupakan langkah-langkah konkret yang harus diperhatikan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi ke depan," kata Adik, Rabu (18/8/2021).

Pernyataan Adik tersebut menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2022 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR-RI Tahun Sidang 2021-2022, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,0-5,5 persen pada 2022 dan pemerintah berusaha mencapai batas atas pertumbuhan.

Adik menyatakan, Kadin Jatim mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi dengan tiga langkah tersebut dengan sarana dan prasarana yang dimilikinya. Diantaranya adalah Kadin Institute sebagai tempat pelatihan sumber daya manusia yang tersertifikasi, sarana rumah kurasi dan export centre. Upaya itu juga diperkuat dengan pendampingan serta sinergitas kebijakan yang tepat dari pemerintah.

"Tentunya, kami para pengusaha bersama pemerintah akan terus berjuang meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang positif, khususnya di Jawa Timur," kata Adik.

Menurut dia, para pengusaha di Jatim cukup optimistis Jawa Timur bisa memberikan kontribusi pada target pertumbuhan itu mengingat tren pertumbuhan yang ditorehkan Jawa Timur belakangan. Dia menyebut, pada triwulan II/2021 perekonomian Jawa Timur masih tumbuh positif 7,05 persen, dimana sektor perdagangan tumbuh 13,64 persen, industri pengolahan (manufaktur) 6,85 persen, jasa pendidikan 4,30 persen, serta transportasi dan pergudangan 22,67 persen, jasa lainnya 41,21 persen dan sektor informasi dan komunikasi tumbuh 5,45 persen.

"Kita optimistis ekonomi Jatim akan terus membaik, apalagi kalau pembukaan sektor perbelanjaan di wilayah PPKM level 4 diperluas," kata Adik.kbc6

Bagikan artikel ini: