Sambut pemulihan ekonomi, The Taman Dayu rilis kawasan komersial Palazio Boulevard

Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:25 WIB ET

PASURUAN, kabarbisnis.com: Para pelaku usaha dan investor optimis, di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi, ada tren terjadinya pemulihan ekonomi. Selain semangat yang kuat dari masyarakat untuk terua bangkit, gencarnya program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah ikut mendorong keyakinan keyakinan tersebut.

Tak heran sejumlah proyek baru mulai disiapkan dengan harapan saat kondisi perekonomian mulai pulih, segala sarana dan prasarana untuk sudah siap.

Hal ini pula yang dilakukan Ciputra Group melalui proyek propertinya di Pandaan, Pasuruan, The Taman Dayu.

Setelah sukses memasarkan beberapa cluster seperti Beufort, d'Cliff dan d'Hilltop, The Taman Dayu kembali merilis produk berupa kawasan komersial area, Palazio Boulevard.

General Manager The Taman Dayu, Dody Purwanto menuturkan, Palazio Boulevard merupakan kawasan komersial yang berada di pusat keramaian The Taman Dayu yang ditawarkan eksklusif hanya 24 unit.

"Palazio Boulevard terletak di lokasi yang sangat strategis, sekelilingnya terdapat pusat keramaian yang sudah ada di The Taman Dayu, seperti Food Terrace, Food Veranda, Ruko The Orchard dan ruko-ruko lainnya. Selain itu brand-brand kuliner ternama seperti KFC, Wapo, Chatime, Janji Jiwa, Pok-Pok juga ada di kawasan ini. Sehingga kawasan ini telah menjadi ikon dan jujugan masyarakat Pasuruan dan Jawa Timur," katanya di lokasi proyek, The Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan, Kamis (12/8/2021).

Dengan kondisi tersebut, diyakini potensi pasar Palazio Boulevard cukup bagus, karena berada di central business district (CBD) The Taman Dayu. Bahkan pihaknya telah menyiapkan kawasan boulevard sepanjang 1 kilometer di daerah tersebut untuk pengembangan kawasan komersial.

Palazio Boulevard merupakan produk kavling siap bangun yang hanya disediakan terbatas 24 unit. Dengan luasan mulai 50 meter persegi sampai dengan 108 meter persegi dengan harga mulai Rp 570 juta hingga Rp 1,3 miliar per unit.

"Selain lokasi yang strategis, di proyek Palazio Boulevard kami juga sudah siapkan sistem pengolahan limbah, jaringan liatrik, air, kamera CCTV dan sebagainya, sehingga sudah matangvdan siap untuk usaha," ujar Dody.

Di tempat yang sama, Direktur PT Ciputra Development Tbk, Agung Krisprimandoyo menjelaskan, pasar properti memang tumbuh positif dalam beberapa bulan terakhir terdorong oleh adanya stimulus pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) oleh pemerintah sejak Maret 2021 lalu.

"Hal ini ikut mendorong penjualan produk properti komersial. Dan saat ini adalah momen yang tepat seiring mulai menggeliatnya ekonomi dan bertumbuhnya sektor UMKM," ulasnya.

Ditambahkan Pimo, sapaan akrabnya, The Taman Dayu memang memiliki keunggulan akan kawasan dan lingkungan yang asri dan dikelilingi pegunungan dan kawasan hijau, serta mendukung hidup sehat. Oleh karena itu, di masa pandemi seperti saat ini The Taman Dayu menjadi kawasan favorit konsumen.

"Kami optimistis proyek komersial ini juga memiliki prospek bagus ke depannya," ujarnya.

Pimo juga bersyukur sepanjang semester I-2021 lalu penjualan di proyek-proyek properti yang dikembangkan Ciputra Group cukup positif atau mencapai 60 persen dari target tahun 2021. "Semester satu tahun ini penjualan kita tumbuh 20 persen dibanding semester I tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh stimulus pembebasan PPN yang oleh diperpanjang sampai akhir tahun," jelasnya.

Marketing Manager The Taman Dayu, Irawati Erwanto menambahkan, dengan jumlah yang terbatas 24 unit, Palazio Boulevard memiliki banyak keunggulan selain lokasinya yang strategis dan potensi pasar ke depan yang menjanjikan, juga banyaknya kemudahan yang diberikan kepada konsumen saat ini.

"Saat ini kami bekerjasama dengan Bank Permata dengan promo spesial cicilan kredit hanya Rp4 jutaan per bulan, atau promo bunga ringan hanya 3,75% fixed 1 tahun dan bunga 4,75% di tahun ke 2 dan 3," jelasnya.

Selain cluster dan kavling baru, pihaknya juga menyediakan beberapa pilihan rumah stok guna memenuhi permintaan konsumen yang ingin memanfaatkan program stimulus pembebasan PPN oleh pemerintah. kbc7

Bagikan artikel ini: