Perpanjangan relaksasi PPN properti hingga Desember 2021 keluar pekan depan

Jum'at, 6 Agustus 2021 | 18:03 WIB ET
Menkeu Sri Mulyani Indrawati
Menkeu Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pihaknya akan segera menerbitkan ketentuan perpanjangan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung Pemerintah (DTP) untuk properti pekan depan. Aturan ini akan berlaku hingga Desember 2021.

Aturan relaksasi PPN untuk properti sebelumnya tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK/010/2021. Insentif yang diberikan dalam PMK tersebut berlaku selama enam bulan mulai 1 Maret sampai dengan 31 Agustus 2021.

"Saat ini PMK (yang baru) sedang dalam proses diterbitkan. Harmonisasi, tinggal satu langkah saja, tidak akan lama," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Sri Mulyani menambahkan, perpanjangan insentif ini sebagai upaya pemerintah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan akibat pandemi Covid-19.Dengan keluarnya PMK yang baru, maka diskon PPN untuk properti bisa langsung dinikmati.

"Diharapkan minggu depan bisa keluar. PMK ini akan bisa meng-cover dari September sampai Desember. Jadi jangan khawatir, ini sudah diumumkan tinggal perpanjangan," ungkapnya.

Adapun pemberian insentifnya masih sama seperti sebelumnya, yaitu PPN DTP sebesar 100% untuk rumah dengan harga jual paling tinggi Rp 2 miliar. Artinya pembeli properti tidak akan dikenakan PPN karena sudah dibayarkan pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon PPN sebesar 50% untuk tipe rumah antara Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar. Secara spesifik, insentif ini diberikan hanya untuk rumah dengan tipe rumah tapak atau rumah susun saja.kbc11

Bagikan artikel ini: