Bosowa mulai pangkas kepemilikan saham di Bukopin

Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bosowa Corporindo mulai mengurangi jumlah kepemilikan sahamnya di PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) secara bertahap. Hal ini juga merupakan bagian dari surat keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kesepakatan perdamaian dengan KB Kookmin.

Jumlah kepemilikan Bosowa di saham KB Bukopin pada Juli 2021 sebesar 8,55%. Angka itu turun dibandingkan posisi akhir Juni sebesar 8,84%. Pada posisi April 2021 kepemilikan Bosowa di KB Bukopin juga masih mencapai 9,7%.

Pengurangan porsi kepemilikan saham Bosowa itu tidak lepas dari Surat Keputusan Dewan Komisioner OJKNo.64/KDK.02/2020 yang dikeluarkan pada 24 Agustus 2020.

Saat itu, telah ditetapkan bahwa Bosowa tidak lulus menjadi pemegang saham pengendali Bukopin. OJK akhirnya mewajibkan Bosowa untuk mengalihkan seluruh kepemilikan sahamnya dengan jangka waktu 1 tahun dari penetapan tersebut.

Deputi Komisioner Perbankan III OJK Slamet Edy mengatakan, surat itu masih berlaku hingga saat ini. Meskipun berbagai perkara sudah dilalui dalam sengkarut Bukopin.

"Sejauh ini masih berlaku [aturan tersebut]," ucapnya, Rabu (4/8/2021).

Bosowa sendiri sudah berdamai dengan Kookmin Bank, keduanya menandatangani kesepakatan bersama pada Juni lalu.

Direktur Utama Bosowa Corporindo Rudyantho mengungkapkan, Bosowa dan Kookmin Bank sudah menjalin komunikasi dan akan mencapai satu kesepahaman. Sehingga perusahaan tak permasalahkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin sebelumnya yang membuat kepemilikan saham Bosowa di Bank Bukopin menyusut.

"Sejak akhir Februari itu antara Kookmin dan Bosowa sudah masuk dalam satu kesepahaman, bahwa ke depan isu legal itu tidak lagi menjadi prioritas di antara kedua belah pihak," ucapnya.

Bosowa juga tak permasalahkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin sebelumnya yang membuat kepemilikan saham Bosowa di Bank Bukopin menyusut.

Dengan begitu, Bosowa kini sudah menerima putusan RUPSLB bahwa perusahaan keuangan asal Korsel itu kini jadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin. kbc10

Bagikan artikel ini: