Pendapatan Lippo Karawaci terus menanjak sebesar ini

Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:35 WIB ET

JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pada semester I/2021 mencatat total pendapatan menjadi Rp 7,23 triliun atau naik 36% (year on year/yoy) dari periode yang sama 2020. Sejalan dengan itu, EBITDA tumbuh 102% menjadi Rp 1,95 triliun.

CEO PT Lippo Karawaci Tbk John Riady mengatakan, pada tahun 2021, bisnis properti LPKR terus menunjukkan penguatan. Hal ini Terlihat dari pra-penjualan kuartal II 2021 yang tumbuh 193% menjadi Rp 1,02 triliun. "Kami optimistis target prapenjualan pada tahun ini sebesar Rp 3,5 triliun akan tercapai melalui peluncuran produk-produk baru," kata dia dalam keterangan tertulisnya Selasa (3/8/2021).

Kenaikan pendapatan semester I 2021 didukung pendapatan Real Estate Development yang naik 47% YoY menjadi Rp 1,9 triliun dari sebelumnya Rp 1,32 triliun.

Adapun prapenjualan Lippo Karawaci naik 122% YoY menjadi Rp 2,33 triliun pada semester I 2021, sehingga mencapai 67% dari target pencapaian prapenjualan tahun 2021 sebesar Rp 3,5 triliun. Pendapatan ini didukung penyelesaian pembangunan klaster rumah tapak Waterfront di Cikarang dan handover unit apartemen di Holland Village Jakarta, Embarcadero di Bintaro, Hillcrest and Fairview Towers di Lippo Village, dan Orange County Cikarang, yang secara keseluruhan menyumbang 67,1% dari pendapatan.

Selain itu, LPKR juga telah meluncurkan fase pertama Cendana Parc, yang merupakan proyek rumah tapak terjangkau baru di Lippo Village. Pada fase pertama ini, seluruh 467 unit berhasil dijual. Secara total, fase pertama dari Cendana Parc menghasilkan nilai prapenjualan sebesar lebih dari Rp 401,4 miliar. Sementara fase dua dan tiga ditargetkan akan menghasilkan Rp 500 miliar lagi saat diluncurkan di kuartal II 2021.

Di pilar bisnis Real Estate Management & Services, pendapatan LPKR di semester I 2021 tumbuh 33% menjadi Rp 5,27 triliun dari sebelumnya Rp 3,96 triliun.

Bagikan artikel ini: