Pemerintah bakal buka aktivitas ekonomi bertahap pada September 2021

Selasa, 3 Agustus 2021 | 09:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah berencana membuka aktivitas ekonomi secara bertahap mulai September 2021 mendatang. Pembukaan aktivitas ekonomi itu pun harus melewati sejumlah syarat setelah penerapan panjang PPKM.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, syarat-syarat pembukaan aktivitas itu dengan memperketat protokol kesehatan, meningkatkan kapasitas 3T (testing, tracing, dan treatment), serta telah mencapai 70 juta dosis vaksin Covid-19 pada Agustus 2021.

"Mengenai vaksinasi, kita bulan ini berharap bisa 60 juta-70 juta vaksin pada Agustus dan kita harap September juga demikian," tegas Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (2/8/2021).

"Sehingga dengan kita bisa mengendalikan pandemi, pembukaan aktivitas ekonomi akan tergantung pada pencapaian vaksinasi, serta implementasi dari 3T dan 3M," lanjutnya.

Menurut Luhut, bulan ini menjadi sangat penting bagi pemerintah dan seluruh elemen untuk tetap bekerja sama menangani pandemi. Salah satunya dengan meningkatkan cakupan vaksinasi.

"Presiden memerintahkan kami untuk melakukan langkah-langkah ini dengan sebaik-baiknya dan sedetail-detailnya dan penerapan strategi 3M dan 3T, agar September bisa dimulai dilakukan pembukaan secara bertahap," ungkap Luhut.

Dia menegaskan, pembukaan aktivitas perekonomian masih bergantung dengan kondisi dan evaluasi pemerintah.

"Kita berharap nanti, kita tergantung, lihat pekerjaan mingguan, mungkin secara bertahap ada juga nanti yang mulai kita buka," imbuhnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya mengatakan, pemerintah tak bisa menerapkan pembatasan aktivitas masyarakat terlalu panjang sebagai upaya penanggulangan pandemi.

Jokowi hanya memperpanjang PPKM Level 4 di sejumlah kabupaten/kota tertentu hingga 9 Agustus 2021.

Jokowi kembali menyinggung istilah gas dan rem. Menurutnya, pemerintah harus memikirkan masalah kesehatan dan perekonomian saat membuat kebijakan penanganan pandemi Covid-19. kbc10

Bagikan artikel ini: