Usulan sertifikat vaksinasi Covid-19 jadi syarat masuk mal, ini kata pelaku usaha

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:44 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ada usulan dari sejumlah pihak agar pengunjung mal atau pusat perbelanjaan menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 sebelum memasuki mal. Selain itu, ada juga usulan agar pekerja mal telah divaksinasi agar operasional mal dapat berjalan.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menyambut baik. Menurutnya, dengan usulan tersebut harapannya dapat mendorong percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

Dia menyebut, dengan secepatnya tercapainya herd immunity diharapkan Indonesia dapat segera keluar dari krisis kesehatan yang sudah berlangsung lebih dari satu setengah tahun.

"Usulan yang baik dan patut dipertimbangkan karena akan mendorong percepatan vaksinasi nasional yang mana pada akhirnya juga akan mempercepat proses herd immunity," ujar Alphonzus seperti dikutip, Selasa (27/7/2021).

Alphonzus mengatakan, APPBI telah mendorong pusat perbelanjaan untuk mendukung vaksinasi. Hal ini terlihat dari sebagian besar pekerja di pusat perbelanjaan yang telah divaksinasi.

"Mayoritas pekerja Pusat Perbelanjaan dan Penyewa sudah divaksinasi, relatif sudah hampir 100 persen," ucap Alphonzus.

Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Ini dilakukan agar penanganan pandemi virus corona (Covid-19) dapat dipercepat dan memulihkan ekonomi Indonesia.

Kadin pun berharap, agar perusahaan yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 kepada pekerjanya dapat mengoperasikan usaha 100 persen.

"Harapannya adalah kalau yang sudah dilakukan vaksinasi di perusahaan, itu bisa terus kita berjalan," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid.

Rencana tersebut disampaikan Arsjad dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal itu akan menggerakkan ekonomi Indonesia ke depan.

Pasalnya, saat ini terdapat pelaku usaha yang semakin kesulitan dengan pembatasan yang dilakukan. Meski begitu, Arsjad mengaku memahami tindakan pemerintah dalam melakukan pembatasan.

Arsjad menerangkan harapan pelaku usaha, sektor esensial dan orientasi ekspor dapat beroperasi 100 persen bila pekerja sudah divaksin. Selain itu, harapannya juga pusat belanja dan mal dapat kembali buka bila seluruh pekerjanya telah divaksin.

"PPKM kami dukung, tapi bersamaan tolong dipikirkan bagaimana roda ekonomi tetap bisa berjalan," terang Arsjad. kbc10

Bagikan artikel ini: