Sukses salip Apple, Xiaomi berambisi gusur Samsung

Sabtu, 17 Juli 2021 | 08:50 WIB ET

BEIJING, kabarbisnis.com: Setelah sukses menggeser Apple sebagai produsen ponsel pintar dengan penjua;an terbesar kedua secara global, Xiaomi berambisi merebut posisi Samsung sebagai produsen ponsel pintar nomor wahid di dunia.

Berdasarkan laporan firma riset Canalys, Xiaomi berada di peringkat dua global melampaui Apple dengan pangsa pasar 17% dan pertumbuhan penjua;an 83% yoy pada kuartal kedua 2021. Laporan yang sama menyebut bahwa tujuan Xiaomi yang baru adalah menggantikan Samsung yang berada di peringkat paling atas.

Xiaomi mengalami transformasi model bisnis dari penantang menjadi petahana melalui konsolidasi dengan mitra pada saluran penjualan serta manajemen yang lebih rapi.

Dalam surat kepada seluruh karyawan, pendiri dan CEO Xiaomi Lei Jun menegaskan bahwa menjadi nomor dua secara global merupakan tonggak sejarah penting dalam perjalanan Xiaomi.

"Xiaomi akan memperkuat kemampuan utamanya untuk memastikan diri sebagai brand smartphone kedua terbesar di dunia," kata Xiaomi dalam keterangan resmi, Jumat (16/7/2021).

Pada kuartal IV/2020, pengiriman Xiaomi global mencapai 43,4 juta unit atau tumbuh 31,5% YoY, melampaui Apple untuk pertama kalinya. Apple harus puas kembali ke peringkat tiga dunia.

Sementara pada kuartal I/2021, Apple naik ke peringkat kedua dengan pangsa pasar 15%, ditempel ketat oleh Xiaomi dengan pangsa pasar 14%. Pada periode tersebut pengiriman smartphone Xiaomi mencapai 49,4 juta unit dengan pertumbuhan 69,1% yoy.

Sejak Xiaomi meluncurkan smartphone flagship pertamanya, seri Mi 10, sejumlah inovasi di teknologi penting telah dilakukan seperti layar, pencitraan, pengisian daya, manufaktur pintar, dan lainnya.

Selain itu, Xiaomi melakukan berbagai investasi untuk menembus pasar premium dengan menghadirkan teknologi yang lebih maju kepada konsumen dan memandu arah industri.

Xiaomi menjadi pihak pertama yang menghadirkan teknologi terdepan dalam industri ke pasar. Dalam teknologi kamera, Xiaomi memperkenalkan kamera 108MP dengan sensor GN2 serta teknologi liquid lens yang inovatif.

Dalam hal teknologi layar, Xiaomi menjadi perintis dalam mengembangkan teknologi kamera bawah layar generasi ketiga. Xiaomi juga menjadi pemimpin dalam hal pengisian baterai, mewujudkan pengisian daya menggunakan kabel hingga 200W dan pengisian daya nirkabel 120 W untuk pertama kalinya.

Sebagai informasi, fase pertama dari pabrik pintar Xiaomi telah beroperasi. Lini produksinya berjalan otomatis dan mampu merakit jutaan smartphone high-end setiap tahun, tempat tersebut juga menghubungkan laboratorium besar yang memungkinkan Xiaomi untuk meneliti material dan teknologi baru, sekaligus menguji proses produksi yang menggunakan teknologi canggih.

Inovasi merupakan bagian dari budaya Xiaomi, untuk itu investasi sebesar 10 miliar yuan untuk riset dan pengembangan pada tahun 2020, tahun ini angka tersebut diharapkan naik 30%-40%.

Pada awal tahun 2021, Xiaomi mengumumkan rencana perekrutan teknisi terbesar dalam sejarah perusahaan yakni 5.000 teknisi dalam setahun yang akan menempati 20% porsi dari total karyawan. Pada saat yang sama, Xiaomi juga meluncurkan sejumlah inisiatif untuk memberi insentif atas inovasi yang dihasilkan oleh karyawan.

Ekspansi global dari Xiaomi begitu pula dengan transformasi saluran ritel menjadi pendorong utama sebagai produsen smartphone nomor dua dunia. Menurut data terbaru dari Canalys, Xiaomi berekspansi secara agresif di pasar internasional, mencapai 300% yoy di pasar Amerika Latin, lebih dari 150% yoy di Afrika, dan lebih dari 50% yoy di Eropa Barat. kbc10

Bagikan artikel ini: