Serap beras petani 750 ribu ton, Buwas ingatkan tak perlu impor beras

Rabu, 7 Juli 2021 | 11:30 WIB ET
Dirut Perum BULOG Budi Waseso
Dirut Perum BULOG Budi Waseso

JAKARTA, kabarbisnis.com: Memasuki bulan Juli stok beras Perum BULOG tercatat sudah mencapai 1,4 juta ton. Adapun serapan dari beras petani sudah mencapai 750.000 ton per 5 Juli 2021.

Dirut Perum BULOG Budi Waseso mengatakan, pihaknya berupaya mempertahankan ketersediaan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) . Menurutnya stok CBP sebanyak 1,4 jtua ton berada di atas level aman sebesar 1 juta ton. "Jumlah ini merupakan batas aman sesuai penugasan pemerintah," ujar Buwas begitu biasa disapa di Jakarta, Rabu (8/7/2021).

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, BULOG konsisten menyearp beras petani agar harga beras di hulu tetap stabil. "Penyerapan ini juga membantu menggerakan perekonomian di tingkat petani sehingga dapat memperceapt upaya pemulihan roda perekonomian sesuai dengan arahan bapak Presiden selama berlangsungnya pandemic Covid-19 ini," ujar Buwas.

Buwas melanjutkan panen gadu mulai berlangsung berberapa bulan ke depan.Dia meyakini pihaknya dapat melakukan pembelian beras petani. "Ini berarti pemerintah tidak perlu terburu-buru melakukan impor beras, karena cadangan beras dari hasil panen dalam negeri yang melimpah," tuturnya.

Meski begitu, Mantan Kabareskrim ini mengakui di tengah upaya penyerapan tersebut muncul isu tentang penurunan harga gabah dan beras sebagai akibat melimpahnya pasokan gabah dan beras dari hasil panen sebelumnya yang masih terus berlangsung.

"Memang saya mendapatkan laporan tentang penurunan harga gabah dan beras yang katanya akibat impor beras. Sebetulnya tidak demikian, tetapi lebih karena melimpahnya hasil panen dan akan semakin bertambah karena akan berlanjut dengan panen gadu nanti. Jadi bukan karena impor dan Insha Allah pemerintah tahun ini tidak perlu impor beras," tutur dia.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu pun memastikan penyerapan beras petani di tengah isu penurunan harga gabah dan beras akan tetap dilaksanakan Bulog sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sehingga diharapkan harga gabah dan beras di tingkat petani tetap terjaga.

Merujuk ews.kemendag.go.id terlihat penurunan harga beras medium dari Rp10.600 per kg pada Jumat (2/7/2021), lalu menjadi Rp10.400 pada Senin (5/7/2021). kbc11

Bagikan artikel ini: