Bos BEI sebut 2 hingga 3 unicorn siap mendarat di bursa tahun ini

Jum'at, 2 Juli 2021 | 12:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menyebutkan ada perusahaan dengan valuasi US$1 miliar alias unicorn akan menawarkan saham perdananya atau initial public offering (IPO) di BEI pada tahun ini.

Meski tidak disebutkan nama calon emiten itu, pihak BEI bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mempersiapkan IPO para perusahaan berstatus unicorn tersebut.

"Patut saya share sedikit bahwasanya kami sedang melakukan diskusi intens dengan OJK dan stakeholder, untuk merumuskan regulasi-regulasi yang memungkin para startup tersebut bisa melakukn IPO. Mudah-mudahan tahun ini, unicorn ada dua atau tiga yang masuk di dalam listed di Bursa kita," ujarnya secara virtual, Kamis (1/7/2021).

Inarno mengatakan sebanyak 23 perusahaan yang telah tercatat sahamnya di BEI, dengan fund raise mencapai Rp 7,14 triliun. Hal ini membuat jumlah perusahaan yang listing di Bursa mencapai 735.

"Indonesia termasuk negara yang paling aktif diantara negara-negara ASEAN. Pertumbuhan ini kita harapkan juga masih cukup bagus karena saat ini kita masih ada 24 perusahaan tercatat di pipeline kita. Mudah-mudahan semuanya bisa listed pada tahun ini," kata dia.

Inarno menuturkan, selama pandemi pemanfaatan teknologi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan investor dalam setahun ini. Per akhir Mei 2021, jumlah investor telah mencapai 2,4 juta investor saham dan 5,7 juta investor pasar modal.

Sedangkan jumlah investor yang aktif bertransaksi hingga akhir Mei 2021 mencapai 203.000 per hari atau tumbuh 113 persen dari rata-rata tahun sebelumnya. kbc10

Bagikan artikel ini: