TV analog mulai dimatikan, begini cara beralih ke TV digital

Jum'at, 18 Juni 2021 | 15:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Siaran televisi analog (Analog Switch Off/ASO) secara bertahap akan dihentikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Adapun pelaksanaan ASO dibagi menjadi lima tahap, di mana tahap pertama akan dilaksanakan paling lambat 17 Agustus 2021. Kemudian tahap akhir akan rampung pada 2 November 2022 mendatang.

Pada tahap pertama, Kominfo mematikan siaran televisi analog di sejumlah wilayah di Aceh, Riau, Banten, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Artinya, mulai tanggal 17 Agustus nanti, pengguna TV analog di sejumlah wilayah tersebut tak bisa lagi menerima dan menyaksikan siaran dan harus beralih ke siaran digital.

Agar tetap dapat menyaksikan televisi, pengguna mau tidak mau harus beralih ke televisi digital. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk pindah ke tv digital. Pertama dengan menggunakan set top box (STB) DVBT2.

STB adalah alat untuk mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV Analog biasa.

Dengan menggunakan STB, pengguna tidak perlu mengganti TV analog yang dimiliki. Namun, pengguna tetap harus memiliki antena digital. Pasalnya, STB hanya berfungsi sebagai pengubah sinyal dari digital ke analog. Sinyal digital tersebut masih harus ditangkap menggunakan antena digital.

Dengan demikian, cara pertama untuk beralih ke televisi digital adalah dengan membeli set top box (STB) dan antena digital. Alat ini bisa dibeli melalui marketplace dengan harga yang berbeda-beda. Cara kedua adalah dengan mengganti televisi analog ke tv digital.

Televisi digital sekilas tampak serupa dengan televisi biasa. Sehingga saat hendak membeli, pengguna perlu memastikan apakah televisi tersebut mendukung siaran digital atau tidak.

Jika sudah menggunakan televisi digital, pengguna tidak memerlukan STB. Namun, tetap harus menggunakan antena digital. kbc10

Bagikan artikel ini: