Bank Jatim kucurkan KUR ke UMKM binaan ISNU Banyuwangi

Jum'at, 18 Juni 2021 | 13:23 WIB ET

BANYUWANGI - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim terus melakukan langkah proaktif dalam membangkitkan perekonomian di masa pandemi COVID-19. 

Salah satunya dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Banyuwangi. 

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani yang hadir secara langsung pada kegiatan tersebut, menyerahkan KUR secara simbolik didampingi oleh Direktur Risiko Bisnis Bank Jatim, Rizyana Mirda dan Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara. Turut hadir Ketua ISNU Banyuwangi Abdul Azis.

“Kolaborasi Bank Jatim dan ISNU Banyuwangi dalam memberdayakan ekonomi rakyat patut ditiru. Semakin banyak organisasi yang terlibat dalam pemberdayaan ekonomi warga, seperti yang dilakukan ISNU kemudian didukung Bank Jatim, tentu semakin mempercepat pemulihan ekonomi,” papar Bupati Ipuk.

Menurut Direktur Risiko Bisnis Bank Jatim, Rizyana Mirda dengan adanya pembiayaan dari Bank Jatim tersebut, diharapkan dapat memberi dampak positif kepada para pelaku UMKM. Khususnya dalam memperkuat permodalan untuk memperluas skala usaha dan penciptaan lapangan kerja baru. "Kami akan terus bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan perekonomian daerah di Banyuwangi," katanya, Kamis (17/6/2021).

Diketahui, tahun ini Bank Jatim berencana menyalurkan dana KUR ke sektor UMKM senilai Rp1 triliun. Penyaluran dana KUR oleh Bank Jatim ini akan fokus pada sektor perdagangan kecil dan pertanian yang tidak terdampak COVID-19 dengan komposisi pembagian sektor mikro, ritel dan kecil. 

"Kami dipercaya mengelola dana KUR. Nilainya Rp1 triliun. Kami akan asesmen dengan baik supaya tersalurkan maksimal pada orang yang tepat. Terutama untuk sektor riil seperti UMKM. Penyalurannya mulai semester kedua tahun ini," kata Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman.

Bagikan artikel ini: