HIPMI gandeng HANEDA Foundation berdayakan UMKM dan produk unggulan lokal

Sabtu, 12 Juni 2021 | 18:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Setelah program ‘Seberkah Cahaya’ dengan pengadaan Lampu Mandiri Rakyat (Limar), Hanida Foundation meneruskan pengabdian kepada masyarakat luas lewat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka Launching Hasil Kerja Sama Hanida Foundation & HIPMI Membina UMKM.

Dalam Perayaan Ulang Tahun HIPMI ke-49, Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Hilda Kusumadewi mengatakan, menuju usia emas 50 tahun, HIPMI telah melewati banyak proses dalam siklus ekonomi Indonesia dan terus

berprogres untuk meningkatkan kaderisasi pengusaha muda nasional. Banyaknya tantangan tidak menyulutkan langkah HIPMI dalam mencapai cita-cita luhur, yaitu mewujudkan ekonomi Indonesia yang lebih sejahtera.

"Banyak para pengusaha HIPMI yang berasal dari UMKM. Di era pandemi ini, tentunya HIPMI juga mempunyai banyak rintangan tapi para kader HIPMI tidak pernah lelah dan akan bangkit terus berusaha memperjuangkan majunya UMKM yang ada di Indonesia," ujar Hilda, dalam rangka acara Penandatanganan MoU Launching Hasil Kerja Sama Hanida Foundation & HIPMI Membina UMKM, Sabtu (12/6/2021).

HIPMI sadar betul bahwa kunci utama dalam memajukan ekonomi Indonesia adalah dengan memajukan UMKM Indonesia karena sebanyak 64,2 juta atau 99,99 persen pelaku usaha Indonesia adalah UMKM. Daya serap UMKM terhadap tenaga kerja Indonesia sebesar 117 juta pekerja atau 97 persen dari total daya serap dunia usaha.

"Kita support kerja sama HIPMI dengan Hanida yang bukan hanya sekedar UMKM biasa, tapi juga pendampingan-pendampingan yang akan dilakukan HIPMI dan Hanida dalam rangka memperjuangkan UMKM supaya bisa naik kelas sampai ke jenjang ekspor," ucapnya.

Di sisi lain, HIPMI yang telah tersebar di seluruh Indonesia memiliki mayoritas anggota yang juga UMKM, yaitu sebesar 90 persen. Karena itu, HIPMI bekerjasama dengan Hanida Foundation untuk melakukan pembinaan kepada petani-petani yang termasuk dalam UMKM dengan tujuan meningkatkan pangsa pasar hingga ke tingkat global (ekspor).

"Semoga langkah ini dapat menginspirasi teman-teman pengusaha untuk terus berjuang bersama demi UMKM kita. Jangan biarkan tulang punggung ekonomi kita, penyelamat krisis kita, berjuang sendiri di tengah kondisi ekonomi yang kian tidak pasti seperti ini," ungkapnya.

Hilda berharap para anggota HIPMI di daerah juga ikut serta bekerjasama memberikan produk-produknya yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan Hanida Foundation yang nantinya akan dibuka lumbung-lumbung baru daerah yang tersebar di 34 provinsi. "Tentunya akan melibatkan teman-teman HIPMI BPD dan BPC yang memiliki produk-produk UMKM yang ada," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, para pengurus Hanida Foundation yang dipimpin langsung oleh Sri Suparni Bahlil selaku Ketua Dewan Pembina disambut penuh kekeluargaan oleh Keluarga Besar HIPMI. Dengan lugas, Suparni Bahlil mengajak para pengusaha HIPMI yang mayoritas UMKM untuk bersinergi dalam melakukan pembinaan.

"Hanida Foundation sangat mensupport keberadaan UMKM di Indonesia. Selama ini Hanida Foundation telah juga membina banyak UMKM. Kami mensupport, membina, dan membantu dalam hal pemasaran. Demikian juga para pengusaha kuliner, dan pelaku usaha ekonomi kreatif," ujar Sri.

Suparni Bahlil mengatakan, pihaknya bersama HIPMI untuk berkontribusi dalam membangun negeri dengan harapan untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang gemilang melalui pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang tentunya juga kita melihat persoalan di dalam negeri sendiri cukup banyak, dari Hanida hadir turut membantu memikirkan persoalan-persoalan yang ada di dalam negeri yang masih membutuhkan perhatian. Kami ingin turut mewujudkan Indonesia gemilang dan melaksanakan pendidikan berkelanjutan demi terciptanya pertumbuhan ekonomi di masyarakat, salah satunya dengan produk-produk binaan yang sudah kita bina selama ini," imbuhnya.kbc11

Bagikan artikel ini: