Penyebab kebakaran salah satu tangki di kilang Pertamina Cilacap belum diketahui

Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:28 WIB ET
(ilustrasi)
(ilustrasi)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan hingga saat ini penyebab kebakaran salah satu tangki di kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah, belum diketahui. BUMN migas itu masih terus melakukan pendinginan guna mencegah api timbul kembali.

"Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang, bukan kilang atau pabrik pengolahannya. Penyebab kebakaran belum diketahui," terang Area Manager Communication, Relations, dan CSR Kilang Pertamina Cilacap, Hatim Ilwan, lewat keterangan tertulis, Sabtu (12/6).

Pertamina juga memastikan tidak ada warga setempat yang terdampak insiden kebakaran yang terjadi pada Jumat (11/6) malam tersebut.

Di kesempatan sama, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi menyatakan, lokasi tangki yang terbakar jauh dari pemukiman penduduk maupun jalan raya. "Yang terdekat itu area pabrik sekitar 350 meter dari lokasi kebakaran," ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya fokus pada pengamanan perimeter dan area sekitar kilang. Selain itu, pihaknya juga menerjunkan personel melakukan patroli agar warga menjauh dari titik kebakaran.

"Kami mendukung penanganan kejadian yang saat ini pada upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api," ujarnya.

Seperti diketahui, telah terjadi insiden kebakaran di salah satu area tangki/bundwall Kilang Cilacap pada pukul 19.30 WIB. Hingga saat ini pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan foam monitor untuk mengarahkan penyemprotan foam ke titik api. Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran.

Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan 1/3 produk Benzene atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tanki 3.000 barel. Benzene adalah produk kilang yang merupakan bahan dasar untuk petrochemical, tidak terkait dengan produk BBM atau LPG.

Saat terjadi kebakaran, Kilang Cilacap juga masih dapat beroperasi normal. Pertamina juga memastikan pasokan BBM serta LPG tidak akan terganggu.

Bagikan artikel ini: