Buka giling, Glenmore targetkan produksi gula capai 61.000 ton

Rabu, 9 Juni 2021 | 20:58 WIB ET

BANYUWANGI, kabarbisnis.com: PT Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) melalui PT Industri Gula  Glenmore (PT IGG) tahun 2021 menargetkan giling tebu sebanyak 715.000 ton, untuk  diolah menjadi 61.000 Ton gula. Sebagian besar tebu yang digiling berasal dari Kebun milik  PTPN XII yang berada di Jember dan Banyuwangi seluas 9.441 hektar, dengan produktivitas  mencapai 81,87 ton per hektar. 

Buka giling ditandai dengan prosesi menekan tombol tippler PG Glenmore oleh Direktur  Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara, Mahmudi, Komisaris Utama  PTPN XII, Tri Siswanto, Direktur PTPN XII, Siwi Peni, Direktur PT IGG, Yus Martin serta  dihadiri seluruh Jajaran Manajer Kebun sekitar pada Rabu (9/6/2021).  

“Keperluan Bahan Baku Tebu 95 persen diperoleh dari HGU PTPN XII sendiri, yang mulai tahun  ini dikelola dengan sistem kerja sama dengan PT IGG, dan 5% lainnya berasal dari Tebu  Rakyat sekitar Banyuwangi”, ungkap Yus Martin.  

Giling tebu yang dijadwalkan akan berlangsung hingga 125 hari tahun ini mengalami  kenaikan produksi sebesar 37,8 persen dari realisasi tahun lalu serta diikuti dengan kenaikan  rendemen sebesar 25,6 persen menjadi 8,5 persen akan menjadikan PT IGG meraih keuntungan yang  sangat besar dan memenuhi 2 persen dari produksi gula nasional.  

“Potensi PT IGG ini besar, dengan perkiraan pendapatan sekitar Rp 700 milyar rupiah. Sehingga  perlu kerja sama dan kekompakan antara Karyawan off farm dan on farm dengan harapan  untuk menuju sukses giling 2021”, tambah Mahmudi.  

Ditemui ditempat yang sama, Direktur PTPN XII optimis dalam 3-5 tahun mendatang PT IGG  akan mampu meningkatkan kapasitas giling pabrik dari 6.000 TCD menjadi 8.000 TCD,  memperluas areal tanam, serta menjalin kerja sama dengan pihak yang kompeten.  Sehingga direncanakan produksi gula sebesar ±95.000 ton dan mampu menyumbang sekitar 5 persen  dari produksi gula nasional. 

“Untuk meningkatkan kapasitas, PT IGG optimis akan bekerjasama dengan P3GI ataupun  PT Riset Perkebunan Nusantara untuk mendapatkan varietas tebu unggul sehingga mampu  meningkatkan rendemen dan produktivitas tebu serta mendukung program swasembada  gula nasional”, pungkas Siwi Peni. 

PT IGG atau Pabrik Gula Glenmore merupakan Pabrik Gula hasil kolaborasi antara dua  perusahaan BUMN yaitu PTPN XII (pemegang saham 99,5 persen) dan PTPN XI (pemegang  saham 0,5 persen).kbc6 

 

Bagikan artikel ini: