LPS sebut suku bunga simpanan perbankan alami tren penurunan

Sabtu, 29 Mei 2021 | 16:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan arah tingkat suku bunga simpanan perbankan menunjukkan penurunan. Tren penurunan itu dinilai berpotensi terus berlanjut.

"Suku bunga simpanan perbankan menunjukkan tren penurunan dan potensial berlanjut sejalan kondisi likuiditas yang cukup longgar," ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers virtual, Jumat (28/5/2021).

Dia menjelaskan, perkembangan suku bunga pasar simpanan (SBP) pada 53 bank benchmark rupiah terpantau melanjutkan penurunan. SBP rupiah turun 13 basis poin (bps) menjadi 2,95 persen pada periode observasi 20 April-20 Mei 2021.

Sementara itu, SBP di 19 bank benchmark valuta asing (valas) pada periode observasi 12 April-20 Mei 2021 tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level menjadi 0,26 persen.

"Jadi ini jauh berada di bawah suku bunga penjaminan LPS saat ini," imbuh dia.

Lebih lanjut, Purbaya mengatakan, distance margin yang merupakan cerminan intensitas persaingan suku bunga simpanan antar bank pada periode observasi yang sama, juga cenderung menunjukkan penurunan.

Dia memperkirakan, suku bunga simpanan masih akan melanjutkan tren penurunan di topang kondisi likuiditas perbankan yang longgar. Hal itu sejalan dengan kebijakan otoritas moneter yang masih akan menerapkan kebijakan suku bunga rendah.

Prospek likuiditas perbankan pun dinilai akan tetap stabil dan cenderung longgar, lantaran ada dampak dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sementara fungsi intermediasi masih lemah meski mulai membaik.

"LPS juga terus mencermati intensitas persaingan suku bunga simpanan yang cenderung menunjukkan penurunan kendati kecepatan penurunan suku bunga antar individual bank belum cukup merata," pungkas Purbaya. kbc10

Bagikan artikel ini: