Antisipasi lonjakan kasus Covid-19, Wamenkes pastikan ruang perawatan mencukupi

Jum'at, 28 Mei 2021 | 12:44 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah berupaya mengantisipasi lonjakan kasus positif virus corona (Covid-19) pasca masa libur panjang Lebaran 2021.

Kementerian Kesehatan bahkan menjamin ketersediaan kamar rawat untuk menampung pasien Covid-19, baik untuk pasien yang membutuhkan perawatan intensif maupun pasien isolasi.

"Jadi kita punya kapsitas 300% lagi dari yang ada sekarang yang sudah dirawat sekarang," ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (27/5/2021).

Dante menyampaikan, total kamar rawat intensif yang ada saat ini sebanyak 7.615 kamar. Sementara pasien yang dirawat di ruang intensif saat ini sebanyak 2.489 pasien.

Kesiapan kamar perawatan hingga 300% untuk mengantisipasi lonjakan pasien juga dipastikan bagi kamar rawat isolasi. Dari 71.509 kamar rumah sakit yang disiapkan untuk isolasi, saat ini terpakai sebanyak 23.182 kamar.

Dante juga memastikan ketersediaan obat untuk mengatasi lonjakan pasien. Diperkirakan lonjakan akan terjadi pada pertengahan Juni mendatang sebesar 50% dari pertumbuhan kasus saat ini.

"Menyediakan obat 50% lebih besar secara 3 bulan ke depan dibandingkan dengan kapastas obat yang ada sekarang," terang Dante

Pemerintah juga menjadikan kondisi gelombang kasus positif Covid-19 di India sebagai pelajaran. Kematian yang tinggi di India membuat pemerintah menjamin ketersediaan oksigen dalam penanganan Covid-19.

"Kami menambah kapasitas mutu dan penambahan jumlah oksigen yang cukup baik, sehingga bisa menjangkau yang 76.000 kasus dalam isolasi tadi supaya pasien tetap terjaga," ungkap Dante.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga saat ini 98.405 kasus aktif di Indonesia. Angka itu bertambah 2.218 kasus dibandingkan pada hari sebelumnya. kbc10

Bagikan artikel ini: