Untuk program gotong royong, Bio Farma berniat beli 50 juta dosis vaksin CanSino China

Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bio Farma (Persero) bakal membeli 50 juta dosis vaksin corona dari CanSino untuk memenuhi kebutuhan program vaksinasi Gotong Royong. Rencananya, vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi China itu masuk mulai Juli 2021.

"Kami sudah melakukan term sheet agreement dengan CanSino, total vaksin yang akan kami beli dari mereka sekitar 50 juta dosis," ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir saat rapat bersama Komisi IX DPR di Gedung DPR/MPR, Kamis (20/5/2021).

Rencananya, pembelian vaksin kloter pertama akan masuk ke Indonesia sebanyak 3 juta dosis pada Juli-September 2021. Selanjutnya, vaksin akan mendarat sekitar 2 juta dosis pada kuartal IV/2021.

Honesti mengatakan, izin penggunaan darurat atau (emergency use authorization/EUA) vaksin CanSino tengah diajukan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kami harap sebelum vaksin datang, kami sudah dapat EUA dari BPOM," katanya.

Selain dari CanSino, saat ini Bio Farma sudah membeli 7,5 juta dosis vaksin Sinopharm dari China untuk program vaksinasi Gotong Royong. Dari jumlah itu, sekitar 500 ribu dosis akan didistribusikan sampai Juni 2021.

Sementara itu, per 18 Mei 2021, sebanyak 69.770 dosis vaksin sudah didistribusikan ke sejumlah perusahaan yang terlibat dalam program vaksinasi Gotong Royong. Program vaksinasi tersebut diikuti 199 korporasi, terdiri dari 163 korporasi swasta dan 36 BUMN.

Sedangkan pelaksanaannya mengikutsertakan 352 klinik dan 17 rumah sakit (RS). Namun, masih ada 244 klinik dan 298 RS yang tengah proses verifikasi sebagai fasilitas kesehatan (faskes) pada program vaksin Gotong Royong. kbc10

Bagikan artikel ini: