Insentif peserta kartu prakerja telat, ini penyebabnya

Jum'at, 21 Mei 2021 | 11:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebagian peserta Kartu Prakerja mengaku terlambat mendapat insentif sesuai dengan tanggal yang dijanjikan. Ternyata, hal itu bukan karena belum ditransfer tapi karena kendala lain. 

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkapkan berdasarkan hasil survei Cyrus Network terhadap 2.000 responden penerima program Kartu Prakerja, sebanyak 83,6 persen insentif diterima tepat waktu. Sisanya 15,4 persen menyatakan insentif terlambat diberikan. 

Menurut Denni, keterlambatan peserta menerima insentif, salah satunya karena akun peserta sudah over limit. Karena itu, pihaknya ingin memperbaiki masalah tersebut.

"Kita ingin perbaiki, sudah sebenarnya terkait dengan keterlambatan insentif. Jadi tadi ada kan, sekitar 80 persen lebih mengatakan tepat waktu tetapi sisanya tidak tepat waktu," kata Denni dalam video virtual di Jakarta, Kamis (20/5/2021). 

Dia menjelaskan, pihaknya sudah menerapkan strategi frontloading sehingga proses penyaluran insentif bisa lebih cepat. Sebagai contoh, biasanya peserta menerima insentif setiap tanggal 25, PMO pun berusaha mentransfer insentif di minggu pertama secara bertahap.

Nah, bagi peserta yang mengalami keterlambatan menerima insentif Kartu Prakerja, Denni menyebut hal itu bisa terjadi lantaran peserta mengganti nomor teleponnya, sehingga akun peserta perlu ditautkan ulang.

"Atau ternyata akunnya teman-teman sudah over limit, enggak boleh harus tunggu satu minggu lagi. Jadi ada sebab-sebab kayak gitu. Tapi kan teman-teman mungkin enggak tahu, tahunya 'saya sudah dijanjikan tanggal segini, kenapa kemudian kok lewat tanggal?'. Padahal sebenarnya banyak hal yang tidak dalam kontrol manajemen pelaksana," tuturnya. kbc10

Bagikan artikel ini: