Ini sektor yang merekah jelang Lebaran 2021

Senin, 17 Mei 2021 | 12:38 WIB ET
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pelaku usaha menyebut kenaikan kinerja sektor riil pada musim Lebaran tahun ini tetap terbatas meski situasi tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan, pergerakan positif setidaknya telah terjadi pada sektor otomotif dan properti seiring dengan disalurkannya stimulus berupa insentif pajak.

Kinerja yang membaik juga terlihat pada sektor makanan dan minuman akibat meningkatnya konsumsi pada kuartal kedua.

"Namun, untuk pariwisata memang masih sulit. Pada musim Lebaran, bahkan okupansinya sebagian besar hanya satu digit. Tempat wisata juga dibatasi operasionalnya," kata Hariyadi, Minggu (16/5/2021).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan okupansi kamar dan hotel berbintang berada di level 12,57 persen dan 14,45 persen pada April dan Mei tahun lalu.

Momen tersebut bersamaan dengan Ramadan dan Idul Fitri ketika pemerintah melarang aktivitas mudik.

Meski sektor pariwisata masih menghadapi tekanan pandemi, Hariyadi menilai kondisi ini tak langsung berimbas ke sektor transportasi. Dia memperkirakan transportasi masih bisa mengandalkan aktivitas perdagangan, terutama untuk ekspor melalui jalur udara.

"Yang mulai membaik saya kira ekspor, terutama produk perikanan yang menggunakan jasa kargo pesawat. Meski penumpang terbatas, maskapai bisa mengandalkan layanan ini," katanya.

Melihat beragamnya situasi sektor usaha pada momen Ramadan dan Lebaran, Hariyadi juga mengatakan bahwa omzet yang didulang pengusaha akan bervariasi.

Meski tidak bisa menjelaskan seberapa besar kenaikan yang dicapai saat festive season, Hariyadi mengharapkan kinerja sektor riil setelah Lebaran bisa melanjutkan tren perbaikan kinerja.

"Saya harap kita bisa seperti Inggris, makin banyak penduduk yang divaksin bisa diikuti dengan penurunan kasus. Saya kira pemerintah sudah on the right track dan tentunya kedisiplinan masyarakat ke depan menjadi kunci," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: