Basarnas minta ada helipad di rest area jan tol, ini tujuannya

Selasa, 11 Mei 2021 | 12:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan SAR Nasional (Barasnas) meminta badan usaha jalan tol (BUJT) menyediakan fasilitas untuk tempat standby helikopter milik Basarnas. Tujuannya agar ketika terjadi kecelakaan di tol dapat ditangani dengan cepat.

Hari ini pihak Basarnas bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan simulasi penyelamatan khusus kecelakaan di jalan tol dengan rescue udara di Tol Layang Syeikh Mohammaed Bin Zayid (MBZ).

Kepala Basarnas Marsekal Muda (Marsda) TNI Henri Alfiandi mengatakan, sementara ini helikopter untuk menuju lokasi sedikit memakan waktu. "Tentunya proses dari pesawat helikopter sampai ke tempat tujuan itu kita membutuhkan waktu," kata dia seperti dikutip, Senin (10/5/2021).

Oleh karena itu pihaknya mempertimbangkan untuk melakukan pergeseran lokasi, di mana helikopter bisa standby di dekat tol. Pihaknya sudah membahas hal tersebut dengan Jasa Marga. Sementara ini, helikopter Basarnas diberangkatkan dari Atang Sanjaya, Bogor.

"Selanjutnya kita akan melihat dan pihak Jasa Marga sudah menawarkan kepada kita spot-spot tertentu. Tadi kita berbicara kemungkinan di tempat rest area wajib ada tempat untuk helikopter standby," paparnya.

Nantinya helikopter Basarnas bisa standby di rest area pada jam-jam tertentu atau hari-hari tertentu ketika trafik di tol sedang tinggi, misalnya saja saat libur Natal dan Tahun Baru serta Lebaran.

"Sehingga kecepatan kita untuk membantu semakin maju," tambah Henri. kbc10

Bagikan artikel ini: