Kinerja moncer, saham Seri B Bank Jatim diburu investor domestik hingga direksi perseroan

Senin, 26 April 2021 | 23:30 WIB ET
Direktur Utama bankjatim Busrul Iman (kanan) bersama Direktur Keuangan bankjatim Ferdian Timur Satyagraha.
Direktur Utama bankjatim Busrul Iman (kanan) bersama Direktur Keuangan bankjatim Ferdian Timur Satyagraha.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Investor domestik terus memburu saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (bankjatim) sebagai instrumen investasi, termasuk jajaran manajemen. Hal ini seiring dengan kinerja bankjatim yang moncer sepanjang 2020 dan diikuti dengan kinerja triwulan I/2021 yang meyakinkan.

Dalam keterbukaan informasi yang dilaporkan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 20-21 April 2021, Direktur Utama bankjatim Busrul Iman serta Direktur Keuangan bankjatim Ferdian Timur Satyagraha mengakui telah menambah kepemilikan saham emiten berkode BJTM dengan tujuan investasi.

Dalam informasi tersebut, tercatat Busrul Iman membeli saham sebanyak 240.000 lembar saham yang dibeli di harga Rp 795 per saham, sedangkan Ferdian Timur Satyagraha tercatat membeli saham sebanyak 223.800 lembar saham pada posisi harga Rp 800 per saham. Dari pembelian tersebut, total saham BJTM yang dimiliki oleh Busrul & Ferdian masing-masing sebesar 1.222.200 lembar saham dan 942.433 lembar saham.

Berdasarkan komposisi kepemilikan saham Seri B BJTM sampai dengan Maret 2021, investor domestik mendominasi kepemilikan saham BJTM sebesar 50,2% dengan jumlah investor sebanyak 64.634 investor, sedangkan sebesar 49,8% milik investor asing dengan jumlah investor sebanyak 219 investor.

Dari jumlah investor domestik, sebesar 43,5% dimiliki oleh individu, sedangkan sisanya dimiliki oleh institusi. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat domestik secara umum terhadap bankjatim semakin meningkat.  Busrul Iman meyakini bahwa bankjatim memiliki prospek yang cerah di tahun 2021.

Busrul Iman mengatakan, sesuai dengan kinerja keuangan Maret 2021 yang telah kami rilis beberapa waktu lalu, kinerja bankjatim menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun sebelumnya (Year on Year/YoY). Total aset tercatat Rp.89,65 triliun atau tumbuh 28,58% (YoY), sedangkan laba bersih tercatat Rp 448 miliar atau tumbuh 2,20% (YoY).  Selama triwulan I/2021, penyaluran kredit bankjatim tercatat Rp 41,73 triliun atau tumbuh 8,63% (YoY), sedangkan dana pihak ketiga tercatat Rp 76,09 triliun atau tumbuh secara signifikan 31,72%.

"Berdasarkan kinerja tersebut, kami optimis dapat mencapai target kinerja keuangan di akhir tahun 2021," ujar Busrul dalam keterangan tertulis, Senin (26/4/2021).

Dikatakannya, beberapa langkah telah disiapkan perseroan dalam mendukung pencapaian target tersebut, salah satunya adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan dimulai lagi pada tahun ini dengan plafon Rp 1 triliun.

"Selanjutnya, bankjatim juga akan berusaha meningkatkan market share untuk kredit multiguna yang saat ini masih sebesar sekitar 60 persen," ujar Busrul. kbc7

Bagikan artikel ini: