Marketing sales Pakuwon Jati naik 17% di kuartal I capai Rp427 miliar

Selasa, 13 April 2021 | 13:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Emiten pengembang properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan kinerja positif di tiga bulan pertama tahun 2021. Pakuwon meraup pendapatan pra-penjualan alias marketing sales di kuartal I-2021 sebesar Rp 427 miliar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PWON Minarto Basuki menjelaskan, capaian marketing sales di kuartal pertama tersebut naik 17% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ini juga setara dengan 30,5% dari target perusahaan di 2021 yang sebesar Rp 1,4 triliun.

"Tingkat suku bunga yang rendah dan fasilitas insentif PPN telah mendorong kenaikan marketing sales perusahaan di kuartal I-2021," kata dia seperti dikutip, Senin (12/4/2021).

Adapun realisasi marketing sales PWON di 2020 tercatat sebesar Rp 1,03 triliun. Realisasi tersebut didominasi oleh penjualan kondominium yang mencapai 60%. Sisanya dari penjualan landed house 37% dan kantor 3%.

Pakuwon Jati, adalah pemilik, pengelola dan pengembang properti yang tahun 2021 ini memasuki usianya yang ke 39 tahun. PWON, yang merupakan anggota indeks Kompas100 ini, juga menjadi perusahaan properti pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 1989.

Adapun portofolio properti PWON antara lain Superblok Gandaria City Jakarta, Superblok Kota Kasablanka Jakarta. Somerset Berlian Jakarta, Superblok Tunjungan City Surabaya, Superblok Pakuwon Mall Surabaya, Royal Plaza, Pakuwon City Township, Pakuwon City Pusat Belanja, dan East Coast Mansion di Surabaya Timur.

Kemudian Grand Pakuwon Township dan Fiid Junction di Surabaya Barat, Superblik Pakuwon Mall Bekasi, Hartono Mall Yogyakarta dan Hotel, serta Hartono Mall Solo.

Di 2020, PWON tercatat mengeluarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 874 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membiayai proyek konstruksi Kota Kasablanka Phase 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall phase 3 dan 4, East Cost Mansion serta pembelian tanah.

"Selain itu pada akhir November 2020, perusahaan melakukan pembelian Hartono Mall Yogyakarta, Marriot Hotel Yogyakarta dan Hartono Mall Solo dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 1,24 triliun," pungkas Minarto. kbc10

Bagikan artikel ini: