20,5 Juta vaksin Covid-19 sudah didistribusikan, ada Sinovac hingga AstraZeneca

Kamis, 1 April 2021 | 13:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebanyak 20,5 juta dosis vaksin Covid-19 tercatat sudah didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Vaksin tersebut terdiri dari vaksin jadi asal Sinovac, AstraZeneca, serta vaksin yang diproduksi PT Bio Farma (Persero) dengan bulk dari Sinovac. Total vaksin yang sudah diterima hingga saat ini sebanyak 3 juta dosis vaksin produk jadi dari Sinovac, 1,11 juta dosis vaksin AstraZeneca, dan 53,5 juta dosis bulk dari Sinovac.

“Total bulk yang sudah kami terima adalah sejumlah 53,5 juta dosis, yang kami terima dalam 4 kali kedatangan, dan sudah kami proses produksi sejak 13 Januari 2021 lalu dan diperkirakan menjadi sekitar 42 juta dosis, dan per 30 Maret sudah kami produksi sejumlah 26 juta dosis”, ujar Bambang Heriyanto, Sekretaris Perusahaan Bio Farma seperti dikutip, Rabu (31/3/2021).

Holding BUMN Farmasi itu tengah melakukan percepatan dan penambahan kapasitas produksi vaksin Covid-19. Bambang menyebut, percepatan produksi dengan menggunakan fasilitas produksi berupa gedung 43 yang sudah mendapatkan sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) atau Quality Assurance (QA) dari BPOM. "Mulai 30 Maret 2021 kemarin, sudah bisa digunakan untuk produksi, dimana produksi sebelumnya hanya bisa dilakukan di fasilitas produksi gedung nomor 21," jelasnya.

Perseroan menargetkan, pada April 2021 stok vaksin bisa bertambah menjadi 11,9 juta dosis, dimana sebelumnya hanya 7,9 juta dosis. Namun peningkatan kapasitas produksi ini juga masih tergantung pada supply bulk vaksin yang akan didatangkan.

Indonesia sendiri akan menerima 140 juta dosis bulk atau bahan baku vaksin Sinovac. Pengirimannya akan dilakukan secara bertahap. Rencananya, pada April 2021, akan tiba 30 juta dosis bulk. kbc10

Bagikan artikel ini: