Mudik Lebaran tak dilarang, ini harapan pebisnis hotel

Kamis, 18 Maret 2021 | 17:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perhubungan memutuskan tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik Lebaran di tahun ini. Hal ini dinilai bisa menjadi peluang untuk memperbaiki kinerja industri perhotelan pada tahun ini.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyebutkan bahwa pihaknya sangat menyambut baik adanya kebijakan tersebut. Hal ini lantaran, di tahun lalu pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik lebaran.

Kami tentu menyambut baik, namun tergantung bagaimana implementasinya nanti, karena kebijakan pemerintah bisa saja berubah sewaktu-waktu seperti tahun sebelumnya," ujar dia seperti dikutip, Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, kebijakan tidak adanya larangan mudik tahun ini merupakan momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh sektor pariwisata seperti restoran dan perhotelan. Lantaran, jika masyarakat mudik tentu akan diikuti kegiatan berwisata dengan sanak saudara.

"Tentu momentum ini menjadi hal yang diharapkan terutama sektor kita untuk meningkatkan permintaan. Bagaimana pun lebaran adalah domestik traveler, setelah mudik mereka pasti berwisata," ungkapnya.

Lantaran masih belum dapat percaya kebijakan tersebut, PHRI pun belum bisa memproyeksikan berapa peningkatan pertumbuhan yang akan dialami dalam momentum Lebaran tahun ini.

"Kita masih melihat nanti, kalau kita terlalu percaya yang terjadi malah kita korban juga sementara orang-orang sudah lakukan reservasi di hotel dan restoran dan akhirnya harus di-cancel," tegasnya.

Namun yang pasti, momen Lebaran tahun ini, PHRI optimis akan menimbulkan potensi permintaan yang tinggi di sektor pariwisata. kbc10

Bagikan artikel ini: